ANIMO masyarakat Kota Tepian dalam berkunjung ke teras Samarinda masih terbilang tinggi. Meski begitu, sejumlah pihak mengharapkan adanya perbaikan di titik tertentu, khususnya berkaitan dengan akses disabilitas.
Ketua Forum Disabilitas Bangkit dan Bergerak Bersama Indonesia (FDBBBI) Samarinda Muhammad Ilham menilai, kaum disabilitas juga berhak menikmati hasil pembangunan yang dilaksanakan pemerintah.
"Sebab, hasil pembangunan bukan hanya atau boleh dinikmati non disabilitas saja. Beberapa fasilitas umum di beberapa tempat saya perhatikan masih ada yang belum ramah dalam akses untuk disabilitas. Semoga Wali Kota Samarinda Andi Harun memperhatikan keluhan kami," ucapnya, Jumat (11/10).
Ilham menyebut, seperti di Teras Samarinda. Khususnya di sektor akses pintu keluar masuk untuk disabilitas pengguna kursi belum ada. Terlebih, sambung dia, jalan pengguna kursi untuk naik ke panggung pun belum diadakan.
"Selain itu, tempat parkir yang jauh bagi disabilitas fisik (tuna daksa) juga belum ramah," sambungnya.
Dapat dikatakan, lanjut Ilham, jumlah disabilitas di Samarinda memang minoritas. Namun, dia berharap kaum disabilitas jangan sampai termarjinalkan.
Nah, beberapa waktu lalu Pemkot Samarinda telah menerima masukan dari berbagai pihak, khususnya berkaitan dengan akses disabilitas. Mendengar hal itu, dirinya berharap dapat ditindak lanjuti dengan cepat.
"Bagus kalau memang pihak terkIt dalam hal ini pengelola atau Pemkot Samarinda akan membenahi beberapa titik agar akses untuk disabilitas mudah," tukasnya. (kpg/jnr)
Editor : Azwar Halim