Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Realisasi Investasi Tembus Rp 33,5 Triliun                         

Radar Tarakan • Senin, 14 Oktober 2024 | 09:00 WIB

 

 

DOK/KP Budi Widihartanto Kepala KPw BI Kaltim
DOK/KP Budi Widihartanto Kepala KPw BI Kaltim

SAMARINDA – Pertumbuhan ekonomi Kaltim pada triwulan II 2024 tercatat sebesar 5,85 persen year on year (yoy). Lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi regional Kalimantan dan Nasional.

Makin meyakinkan karena realisasi investasi di Bumi Etam juga memuaskan, sekitar Rp 33,5 triliun.

Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Kaltim Budi Widihartanto mengatakan, tingginya pertumbuhan ekonomi Kaltim dipengaruhi kinerja lapangan usaha (LU) konstruksi.

Seiring berlanjutnya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Serta pertumbuhan investasi yang mendorong ekonomi Kaltim dari sisi pengeluaran.

Sementara itu, lapangan usaha pertambangan dan ekspor sedikit melambat diakibatkan perlambatan produksi batu bara.

Dampak curah hujan yang tinggi serta permintaan batu bara dari negara mitra dagang utama, seperti Tiongkok yang tercatat melambat akibat peningkatan pasokan batu bara domestik negara tersebut.

Sejalan dengan ekonomi Kaltim yang kuat, investasi juga cukup menjanjikan. Terlihat dari tingginya peringkat realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) maupun penanaman modal asing (PMA) yang masuk ke Kaltim.

Hingga semester I 2024, penanaman modal dalam negeri yang masuk Kaltim tercatat sebesar Rp 24,4 triliun, atau berada di tingkat 5 nasional.

“Pada periode yang sama, penanaman modal asing atau PMA yang masuk ke Kaltim tercatat sebesar USD 589 juta atau sekitar Rp 9,18 triliun (kurs dolar, Rp 15.600). Ini berada di tingkat 15 nasional,” ungkap Budi dalam kegiatan Temu Responden 2024, Kamis (10/10). Kali ini acara tersebut mengusung tema ”Peluang dan Tantangan Investasi di Provinsi Kaltim di Tengah Dinamika Global."

Tingginya perkembangan ekonomi di daerah diiringi dengan perkembangan Inflasi yang terjaga. Pada September 2024, secara spasial 3 dari 4 kabupaten/kota IHK Kaltim mengalami inflasi dengan laju tertinggi terjadi di Penajam Paser Utara (PPU) sebesar 0,23 persen month to month (mtm).

”Selanjutnya, disusul Balikpapan dan Samarinda dengan laju masing-masing sebesar 0,10 persen (mtm) dan 0,01 persen(mtm). Sementara itu, Berau menjadi satu-satunya yang mengalami deflasi dengan laju sebesar 0,02 persen (mtm). Pada 2024 dan 2025 inflasi Kaltim diprakirakan berada pada rentang target inflasi nasional sebesar 2,5±1 persen yang didorong penguatan koordinasi dan sinergi yang terus dilakukan dalam pengendalian inflasi melalui forum Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID),” beber Budi.

Dalam kegiatan itu turut hadir tiga narasumber. Josua Pardede Chief Economist dari Permata Bank yang membahas bagaimana perubahan global mempengaruhi perekonomian Kaltim, prospek dan tantangan yang mungkin dihadapi oleh perekonomian Kaltim dalam beberapa tahun ke depan.

Lalu Muchamad Iqbal Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Madya, dari Kementerian Investasi/BKPM yang memberikan gambaran mengenai upaya pemerintah untuk menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif bagi investor dalam negeri maupun asing.

Serta Reza Valdo Maspaitella, Ketua Komite Tetap Perencanaan Bidang Investasi Kadin Indonesia yang membahas sinergi pemerintah dan swasta dalam mendukung investasi Kalimantan Timur.

”Ke depan, Bank Indonesia akan terus bersinergi dengan seluruh pihak, termasuk data dan informasi yang berkualitas guna mendukung perumusan rekomendasi kebijakan. Merupakan syarat penting tercapainya perekonomian Kaltim yang maju,” tutup Budi.

Dia turut menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan peran serta responden liaison dan survei untuk memperoleh informasi perkembangan dan arah kegiatan usaha terkini.

Event Temu Responden 2024 juga merupakan wadah untuk para responden atau pelaku usaha di wilayah Kaltim untuk bertukar pikiran mengenai isu perekonomian terkini. (ndu/jnr)

Editor : Azwar Halim
#KPw BI #samarinda #IKN #Triwulan II 2024 #yoy