Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Kerajinan Manik hingga Batik dan Tenun Khas Paling Dicari, Penjualan Meningkat bagi Pelaku UMKM di Expo MTQ Nasional                                 

Radar Tarakan • Sabtu, 14 September 2024 | 10:00 WIB

 

RADEN RORO MIRA/KP BERKAH: Batik dari Iwatik Balikpapan mencatatkan kenaikan penjualan hingga 80 persen saat mengisi tenant di Expo MTQ Nasional 2024.
RADEN RORO MIRA/KP BERKAH: Batik dari Iwatik Balikpapan mencatatkan kenaikan penjualan hingga 80 persen saat mengisi tenant di Expo MTQ Nasional 2024.

MTQ Nasional 2024 di Kaltim mendatangkan berkah bagi pelaku UMKM. Produk mereka diserbu para peserta maupun warga yang berkunjung.

RADEN RORO MIRA, Samarinda

PULUHAN tenant berjejer rapi di Lapangan Parkir GOR Kadrie Oening Sempaja, Samarinda, Kamis (12/9).

Belasan di antaranya adalah stan UMKM lokal dengan menawarkan kerajinan serta wastra lokal. Mereka mengisi expo dari gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-30 di Kaltim.

Salah satunya yang mengisi tenan itu adalah Sri Sunarti. Dengan brand Iwatik asal Balikpapan, dia menjual kain batik motif Kaltim dan pakaian jadi.

“Kalau ikut expo sudah sering, termasuk dibawa ke luar daerah. Tapi Expo MTQ ini yang alhamdulillah luar biasa ramai. Antusias pembelinya jauh lebih tinggi. Bisa dibilang peningkatan sampai 80 persen,” bebernya.

Kemeja serta outer dari ulap doyo dan batik jadi yang paling laris. Dengan harga mulai Rp 150 ribu hingga jutaan rupiah.

Sri menjelaskan, jika semua memiliki pasarnya tersendiri. Batik yang ditawarkan juga mulai printing, cap hingga tulis.

Kafilah luar daerah bahkan tak segan memborong. “Katanya buat oleh-oleh untuk saudara. Kebetulan harga yang kami tawarkan juga khusus. Misal outer ini mana dapat Rp 150 ribu kalau beli di outlet kami di Balikpapan. Harga khusus MTQ,” lanjut Sri sambil menunjuk deretan outer perempuan dari tenun ulap doyo.

Silih berganti pengunjung mampir ke tempatnya. Tertarik dengan deretan motif batik cantik. Bahkan dia mengaku kewalahan menghadapi pembeli.

Setiap hari, kembali stok barang yang dikirim lewat bus dari Balikpapan. Pembeli juga tak hanya datang dari kafilah luar daerah, namun juga masyarakat lokal.

“Ya karena harga promo tadi. Soalnya ‘kan tenant ini enggak bayar. Jadi kami kasih harga miring untuk produk-produknya. Alhamdulillah jadi berkah. Jadi sarana promosi juga, supaya batik Kaltim bisa semakin dikenal di seluruh daerah,” bebernya lalu tersenyum.

Berkah juga dirasakan Purnamawati dengan Manik Etam Art (MEA). Berbagai kerajinan tangan dari manik yang khas sebagai buah tangan asal Kaltim laris dibeli. Gantungan kunci dan gelang adalah yang paling banyak diborong.

“Satu orang paling sedikit beli tiga. Paling banyak puluhan, ya 10, ada yang 20. Harganya mulai Rp 20 ribu. Alhamdulillah ramai terus tenant kami didatangi para peserta MTQ. Paling ramai itu sore sampai malam, karena ‘kan mereka selesai lomba baru bisa jalan-jalan,” beber Purnama.

Diakui penjualannya meningkat hingga 50 persen. Bahkan satu orang yang sama, bisa beberapa kali datang ke tempatnya.

“Semakin hari, makin banyak yang beli. Ya kadang orangnya itu-itu saja. Hari ini beli gantungan kunci, besoknya beda lagi. Ada juga yang ikut beli karena temannya sudah beli duluan. Pokoknya berkah lah bagi kami UMKM,” sebut Purnama.

Selain batik dan manik, oleh-oleh lain yang cukup laris adalah gantungan kunci kulit dengan embel-embel MTQ atau Kaltim.

Nurul dengan usahanya Enchanted sejak 2016, baru kali kedua mengikuti expo. Sebab sebelumnya hanya berjualan daring. Penjualannya meningkat drastis.

Bahkan dia harus kerja lebih ekstra menyelesaikan berbagai gantungan kunci pesanan para kafilah luar daerah.

“Itu pesanan dari kafilah Papua banyak. Jadi bisa request, mau tulisan MTQ XXX, Kaltim, Samarinda sampai nama sendiri juga bisa. Alhamdulillah banget, enggak nyangka,” ucapnya sambil menunjukkan jejeran gantungan kunci kulit warna-warni dengan tulisan MTQ XXX.

Pergelaran MTQ membawa efek domino khususnya bagi para pelaku UMKM. Peningkatan penjualan juga sarana promosi lebih lanjut.

Bahkan pembeli tak hanya datang dari luar daerah, masyarakat lokal juga turut berbelanja. (rom/jnr)

Editor : Azwar Halim
#expo #umkm #tenun #kerajinan manik #mtq nasional #batik