Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Agustus, Kereta Tanpa Rel Diujicobakan di Jalan Sumbu Kebangsaan

Radar Tarakan • Rabu, 17 Juli 2024 | 10:00 WIB

 

 

ISTIMEWA SEGERA UJI COBA : Jalan Sumbu Kebangsaan pada Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN yang akan menjadi lokasi operasional Autonomous Rail Transit (ART) atau Trem Otonom pada Agustus
ISTIMEWA SEGERA UJI COBA : Jalan Sumbu Kebangsaan pada Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN yang akan menjadi lokasi operasional Autonomous Rail Transit (ART) atau Trem Otonom pada Agustus

BALIKPAPAN- Rangkaian Autonomous Rail Transit (ART) atau Trem Otonom dijadwalkan tiba di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada akhir Juli 2024. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan mengoperasikan kereta api tanpa rela itu pada pada Agustus 2024. Direncanakan Trem Otonom itu akan bergerak di Jalan Sumbu Kebangsaan pada Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menerangkan bahwa rangkaian Trem Otonom tersebut telah dikirim dari Tiongkok pada awal Juli 2024. Dan menurut perhitungan, kapal ekspedisi yang mengangkut Trem otonom tersebut akan tiba di Pelabuhan Balikpapan, dan dijadwalkan tiba di IKN pada akhir Juli 2024.

“Setelah proses kepabeanan selesai. Trem Otonom dipastikan sudah bisa beroperasi pada Agustus 2024,” kata Menhub dalam keterangan tertulisnya, Jumat (12/7) lalu.

Budi Karya Sumadi melanjutkan komponen rangkaian Trem Otonom itu, rencananya bakal dirakit dan mulai diuji coba secara internal oleh Kemenhub. Kemudian, akan dilakukan pula persiapan dan pelaksanaan pengujian bersama. Dilanjutkan dengan pelaksanaan Proof of Concept (POC) atau uji coba konsep pada Agustus 2024. Adapun rencana showcase alias unjuk kerja dari ART tersebut akan dilaksanakan pada Oktober hingga Desember 2024.

“Semoga jadwal ini dapat terealisasi sesuai rencana. Dan Trem Otonom di IKN benar-benar bisa menginspirasi kota-kota lain di Indonesia. Dalam hal mengembangkan transportasi cerdas,” harap dia.

Penggunaan Trem Otonom di IKN merupakan lompatan penggunaan teknologi baru dalam dunia transportasi di Indonesia. Yakni kereta api tanpa rel. Trem Otonom dioperasikan menggunakan baterai dengan pengoperasian dipandu melalui pembacaan marka jalan melalui sensor. Sehingga kendaraan ini ampuh untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan pemakaian energi fosil. Dan Jalan Sumbu Kebangsaan KIPP IKN yang akan dilalui Trem Otonom, telah selesai dibangun. Serta memiliki tekstur yang sangat halus. Hal ini tentu akan membuat nyaman para pengendara dan penumpang yang melintas.

Sementara itu, telah diputuskan pula bahwa Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) segera membangun halte untuk menunjang operasional Trem Otonom ini.

“Menariknya, halte yang akan dibangun ini nantinya tak hanya berguna sebagai tempat menaik-turunkan penumpang. Namun juga akan berfungsi sebagai tempat melakukan charging (pengisian daya),” tutup Budi Karya Sumadi

Untuk diketahui, Trem Otonom yang didatangkan ke Indonesia berjumlah satu trainset yang terdiri atas tiga kereta. Menurut Menhub, Trem Otonom yang dihadirkan ini sudah terbukti kehandalannya, sebab telah diakui di beberapa negara. Dikutip dari laman Kemenhub, pada 12 Januari 2024, Budi Karya Sumadi sudah bertemu dengan Menteri Transportasi Republik Rakyat China Li Xiaopeng, di Kota Beijing, Tiongkok .

Pertemuan tersebut membahas peluang peningkatan kerja sama bilateral di sektor transportasi. Pada pertemuan tersebut, kedua negara berkomitmen untuk terus meningkatkan kerja sama pengembangan infrastruktur transportasi nasional. Salah satunya adalah terkait pembangunan Kereta Otonom atau Autonomous Rail Transit (ART) di IKN. Di mana Kemenhub telah melakukan penjajakan dengan pihak Tiongkok melalui China Railway Rolling Stock Corporation (CRRC). Dan ingin  menggunakan satu set Kereta Otonom dari CRRC untuk dioperasikan di IKN.

“Satu set kereta terdiri dari tiga gerbong. Berkapasitas 307 penumpang. Memiliki kecepatan operasional 40 km/jam dan kecepatan maksimal 70 km/jam,” ucap Menhub kala itu. (kip/jnr)

Editor : Azwar Halim
#kereta tanpa rel #diujicobakan #IKN #kaltim #balikpapan