Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Raih Medali Emas, Bersaing dengan 92 Negara

Radar Tarakan • Sabtu, 25 Mei 2024 | 09:30 WIB

 

DINA ANGELINA/KP MEMBANGGAKAN: Sebanyak 20 siswa SD Tunas Budi Luhur Balikpapan berhasil meraih prestasi di IKMC 2024.
DINA ANGELINA/KP MEMBANGGAKAN: Sebanyak 20 siswa SD Tunas Budi Luhur Balikpapan berhasil meraih prestasi di IKMC 2024.

Prestasi siswa asal Kota Minyak kembali diukir melalui ajang olimpiade internasional. Tepatnya melalui International Kangaroo Mathematics Contest (IKMC) 2024.

KOMPETISI matematika internasional itu telah dilaksanakan sejak 1991 oleh Association Kangourou Sans Frontières dari Prancis. Kegiatan itu diikuti 92 negara. Khusus tahun ini tercatat 91.269 siswa Indonesia bersaing menjadi pemenang IKMC. Sebagai informasi, IKMC adalah kompetisi internasional asal Prancis. Khusus di Tanah Air, IKMC digelar oleh Institute of Mathematics and Science Olympiad (IMASO) Indonesia.

Termasuk SD Tunas Budi Luhur Balikpapan yang mengajak siswanya berkompetisi dalam kegiatan IKMC 2024 pada 21 Maret lalu. Hasilnya ada 20 siswa yang berhasil meraih penghargaan. Adapun peraih medali emas yakni Amanda Early Santoso dan Devdan Adiwangsa Thang.

Amanda bercerita, persiapan menghadapi IKMC dengan berlatih kurang lebih 3–6 bulan. Terutama belajar dari karakter pertanyaan IKMC yang selama ini sudah berjalan. Kemudian kembali menghafal rumus-rumus matematika.

“Tetap jenis pertanyaannya beda dengan OSN (Olimpiade Sains Nasional). Tapi yang penting pemahaman logika menganalisis soal,” tuturnya.

Selama ini, Amanda memiliki ketertarikan pada pelajaran sains dan matematika. Keberaniannya untuk ikut lomba karena dukungan dari guru dan orangtua. Setelah meraih emas dalam IKMC, Amanda berencana mengikuti OSN IPA. Dia mengaku ketagihan dan ingin kembali berkompetisi.

Sementara peraih medali emas lainnya, Devdan Adiwangsa Thang. Siswa kelas 3 itu baru kali pertama mengikuti lomba melalui IKMC 2024. Dia pun tak menyangka meraih penghargaan medali emas.

“Tidak ada yang susah, biasa saja yang penting jawab pertanyaannya dengan tepat,” ucapnya.

Baik Amanda maupun Devdan mendapat pelatihan secara berkelanjutan di math club dan sains club yang digelar oleh SD Tunas Budi Luhur. Amanda menambahkan, keberadaan math club membantu siswa lebih siap untuk berkompetisi. Sementara itu, Kepala SD Tunas Budi Luhur Agus Sukemi menuturkan, pihaknya baru kali pertama mengikuti IKMC.

Itu merupakan salah satu cara sekolah untuk mendukung minat dan bakat siswa. “Kami bangga dengan keberhasilan siswa. Semoga kegiatan seperti ini bisa lebih banyak lagi dan kesempatan bagi siswa,” tuturnya.

Walau setiap pelaksanaan IKMC memiliki lokasi berbeda-beda. Namun nilai yang diraih hasil persaingan dengan siswa se-Indonesia. “Setiap grade atau kelas bersaing dengan sekitar 10 ribu orang siswa,” sebutnya.

Dia menuturkan, soal IKMC menantang anak-anak untuk berpikir kreatif, inspiratif, dan imajinatif dalam bermatematika. Soal-soal yang disajikan lebih banyak model penalaran melalui cerita-cerita kontekstual dilengkapi gambar.

Dalam mendukung minat bakat siswa, pihaknya memiliki program math club yang bekerja sama dengan lembaga IMASO Indonesia. “Anak-anak yang memiliki bakat matematika dan sains dibina secara khusus. Sehingga bekal pendidikan kebudiluhuran, mereka juga mampu meningkatkan logika dan penalaran,” bebernya.

Total 20 siswa SD Tunas Budi Luhur Balikpapan meraih penghargaan IKMC 2024. Perinciannya 2 siswa meraih medali emas, 9 siswa meraih medali perak, dan 9 siswa meraih medali perunggu. Mulai medali emas diraih oleh Devdan Adiwangsa Thang kelas 3 dan Amanda Early Santoso kelas 6.

Kemudian medali perak diraih oleh Arsen Dov Gracio kelas 1, Anantaro Jocasta kelas 1, Yehezkiel Hamarth Dwi Putranta kelas 2, Sean Jourell Davine kelas 2. Lalu Keysha Azzalea Arnanda kelas 2, Jason Sanjaya kelas 2, Catra Amara Thang kelas 2, Evander Emmanuel Salassa kelas 2, dan Tiffany Lee kelas 3.

Selanjutnya medali perunggu oleh Revolitha Jeszoa Livee Kumayas kelas 1, Muhammad Viggo Suhardiantoro kelas 1, Omar Rayyan Prasetyo kelas 1, Peter Jordy kelas 2, Imanuela Josephine Jordan kelas 2, Hans William Fauzi kelas 3. Serta Angela Nathania Herryanto kelas 5, Jovita Alessandra Dermawan kelas 5, dan Kelvin Lim kelas 5.

“Kami mengusung pelajaran yang unggul antara pembelajaran karakter, penguatan tiga bahasa dan prestasi di bidang akademik ataupun nonakademik,” ungkapnya. Sebelumnya tim siswa SD Tunas Budi Luhur meraih juara 1 di olahraga handball. Serta juara 1 OSN Matematika Tingkat Balikpapan 2023 oleh Hiro Filbert Kentoyo.

Agus menambahkan, semua berkat perjuangan siswa, kerja keras guru, hingga dukungan orangtua. “Semoga siswa kami terus meraih prestasi tingkat nasional maupun internasional dan berperan mengharumkan nama sekolah dan Balikpapan,” tutupnya. (rom/k8/jnr)

Editor : Azwar Halim
#kompetisi matematika #raih medali emas