Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

BPBD Paser Imbau Warga Pakai Masker , Dampak Erupsi Letusan Gunung Ruang

Radar Tarakan • Rabu, 24 April 2024 | 08:47 WIB
NAJIB/KP DAMPAK ERUPSI: BPBD Kabupaten Paser memberikan imbauan kepada masyarakat Paser agar memakai masker beberapa hari ini.
NAJIB/KP DAMPAK ERUPSI: BPBD Kabupaten Paser memberikan imbauan kepada masyarakat Paser agar memakai masker beberapa hari ini.

TANA PASER - Letusan Gunung Ruang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro atau Sitaro, Provinsi Sulawesi Utara, berdampak sampai ke Kalimantan Timur. Meskipun belum bisa dipastikan secara langsung sampai ke Kabupaten Paser, namun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Paser telah menganalisis sebaran gas belerang sulfur dioksida (SO2) itu sampai ke langit Paser.

Staf Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BPBD Paser Beni Ermawan mengungkapkan pada Minggu 21 April, melalui aplikasi sistem satelit terlihat sebaran gas belerang tersebut sampai ke awan daerah Kaltim khususnya Paser. Bahkan, angkanya mencapai 80 persen. Sehingga, pada Minggu tersebut BPBD mengimbau masyarakat menggunakan masker saat ke luar rumah. Sementara pada Senin (22/4) statusnya hanya sekitar 20 persen.

"Pasalnya, gas SO2 ini tidak terlihat berwujud seperti asap dan tidak berbau," kata Beni, Senin(22/4).

Meskipun dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan belum merilis sebaran ini, Beni mengatakan, BPBD berinisiatif memilih jalan aman, yaitu mengimbau warga memakai maser ke luar rumah.

"Ada ataupun memang tidak sampai dampak erupsinya ke Paser, tidak ada salahnya warga memilih aman dengan menggunakan masker sementara," katanya.

Hal ini lantaran geografis Kaltim dan Sulawesi Utara yang berdekatan, ditambah lagi arah angin erupsi setelah letusan mengarah ke barat, yaitu ke Pulau Kalimantan dan Pulau Sumatra. Tidak ada ke Pulau Jawa. Namun berdasarkan analisis BPBD, gas SO2 ini otomatis akan hilang saat hujan turun. Dia bersyukur beberapa hari terakhir di Paser ada turun hujan. (jib/far/k15/jnr)

 

 

 

Editor : Azwar Halim
#IKN #kaltim #Tana Paser