Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Sektor Konstruksi Beri Kontribusi Pertumbuhan Ekonomi Kaltim , Capai 6,22 Persen, Jadi Tertinggi Ketiga di Indonesia

Radar Tarakan • Rabu, 24 April 2024 | 08:45 WIB

 

DOK/KP BERI KONTRIBUSI : Proyek pembangunan Bendungan Sepaku Semoi, sektor konstruksi di Kaltim ikut beri kontribusi pertumbuhan ekonomi.
DOK/KP BERI KONTRIBUSI : Proyek pembangunan Bendungan Sepaku Semoi, sektor konstruksi di Kaltim ikut beri kontribusi pertumbuhan ekonomi.

BALIKPAPAN- Pertumbuhan ekonomi Kaltim masih menjadi tertinggi ketiga se-Indonesia hingga triwulan pertama 2024. Kaltim mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,22 persen. Berada di bawah Maluku Utara dengan persentase pertumbuhan ekonomi sebesar 20,40 persen. Dan Sulawesi Tengah yang memiliki pertumbuhan ekonomi sebesar 11,91 persen. Catatan pertumbuhan ekonomi Kaltim ini, bahkan melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,04 persen.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian pada Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2024 memberikan atensi terhadap pertumbuhan ekonomi. Meskipun pertumbuhan ekonomi Kaltim berada di atas angka nasional.

“Ada yang tinggi seperti Maluku Utara dan Sulawesi Tengah. Ini terutama karena nikel. Kemudian ada Kaltim ini juga karena produk tambang,”katanya pada kanal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Senin (22/4) kemarin.

Capaian pertumbuhan ekonomi Kaltim ini, turut menjadikannya satu-satunya yang memiliki pertumbuhan ekonominya yang berada di atas angka nasional. Di mana, Kaltara memiliki pertumbuhan ekonomi sebesar 4,95 persen, lalu Kalsel sebesar 4,84 persen, kemudian Kalbar sebesar 4,46 persen, dan Kalteng sebesar 4,14 persen.

“Waspadai untuk yang berada di bawah sekali. Saya minta kepada rekan-rekan yang ada di provinsi, tolong lakukan rapat dengan semua stakeholder terkait. Untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Apa penyebab kenaikan atay penurunan pertumbuhan ekonomi. Dan bagaimana cara mengatasinya, undang ahli-ahli ekonomi,” jelas Tito.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, pertumbuhan ekonomi Kaltim memang tercatat sebesar 6,22 persen. Lebih tinggi daripada pertumbuhan ekonomi tahun sebelumnya yang mencapai 4,48 persen. Dan secara nasional, pertumbuhan ekonomi Kaltim, juga berada pada urutan tertinggi ketiga, setelah Maluku Utara dan Sulawesi Tengah.

Kepala BPS Kaltim Yusniar Juliana dalam keterangan resminya menyampaikan capaian angka pertumbuhan ekonomi tersebut menunjukkan akselerasi dan kinerja ekonomi yang lebih baik di wilayah Kaltim selama tahun 2023,.

Di mana sebelumnya pada tahun 2022, ekonomi Kaltim tumbuh positif sebesar 4,48 persen. Dan pertumbuhan ekonomi tahun 2023 didorong oleh capaian kinerja yang positif di seluruh lapangan usaha di Kaltim.

Ada tiga lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi, yaitu Lapangan Usaha Pengadaan Listrik dan Gas sebesar 16,05 persen, diikuti oleh Lapangan Usaha Konstruksi sebesar 15,82 persen, dan Lapangan Usaha Jasa Keuangan dan Asuransi sebesar 11,72 persen. Kemudian Lapangan Usaha Pertambangan dan Penggalian sebagai lapangan usaha utama perekonomian di Kaltim tumbuh sebesar 5,18 persen.

Sementara itu, dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi terjadi pada Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah sebesar 36,40 persen.

“Pertumbuhan ekonomi tahun 2023 terjadi di semua provinsi di Pulau Kalimantan. Provinsi Kaltim menyumbang kontribusi tertinggi pada penyusunan nilai tambah regional Kalimantan sebesar 48,38 persen, diikuti Kalbar sebesar 15,74 persen, Kalsel sebesar 15,45 persen, Kalteng sebesar 11,98 persen, dan Kaltara sebesar 8,45 persen,” jelas dia. (riz/jnr)

 

 

Editor : Azwar Halim
#IKN #kaltim #balikpapan