TARAKAN - Kasus korupsi yang menyeret salah satu anggota DPRD Kaltara, KH mendapat respons dari jajaran pimpinan DPRD Kaltara. Meski begitu, KH hingga kini masih disebut sebagai anggota DPRD Kaltara sampai urusan hukum yang bersangkutan selesai.
Kepada Radar Tarakan, Wakil Ketua I DPRD Kaltara, Andi Hamzah menuturkan bahwa atas nama lembaga pihaknya turut prihatin, namun solidaritas sesama anggota DPRD masih rukun.
"Kami prihatin dan masih mengikuti perkembangan kasusnya. Tapi berbicara soal hukum, kami kembalikan kepada prosesnya (hukum)," ungkap Andi. (shy/eza) Editor : Azwar Halim