Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

DPP PKB Dorong Penggunaan Teknologi AI

Radar Tarakan • Jumat, 28 Februari 2025 | 11:00 WIB
DUKUNG UMKM: Ketua DPP PKB Bidang Perdagangan dan Industri, Lukmanul Hakim dalam diskusi di kantor DPP PKB, Jakarta, Kamis (27/2). (Muhammad Ridwan/JawaPos.com).
DUKUNG UMKM: Ketua DPP PKB Bidang Perdagangan dan Industri, Lukmanul Hakim dalam diskusi di kantor DPP PKB, Jakarta, Kamis (27/2). (Muhammad Ridwan/JawaPos.com).

JAKARTA - Ketua DPP PKB Bidang Perdagangan dan Industri, Lukmanul Hakim mendorong teknologi digital seperti artificial intelegence (AI) dapat digunakan untuk mengembangkan sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Menurutnya, penggunaan AI dapat digunakan masyarakat untuk kegiatan-kegiatan positif seperti UMKM.

“Jadi kami mendorong agar ada AI service untuk UMKM kita di desa-desa, di kampung-kampung. Sebab saya ketika terjun ke daerah-daerah menemukan banyak sekali UMKM kita ada yang modalnya yang sedikit. Saya datang ke Bojonegoro itu modalnya hanya Rp 2 juta, tetapi karena berhasil menggunakan teknologi digital melakukan pemasaran lewat berbagai platform digital bisa mendapatkan penghasilan hingga Rp 100 juta,” kata Lukmanul Hakim di kantor DPP PKB Jakarta, Kamis (27/2).

 Baca Juga: Eri Cahyadi Ikut Retret di Akmil Magelang

Lukmanul meyakini, PKB dengan political will bisa mendorong sektor UMKM bernilai unggul untuk berkolaborasi dengan AI. Namun, penggunaan tenaga manusia harus tetap ditempatkan dalam rantai pasok perdagangan dan perindustrian.

“Memang AI itu punya kemampuan membaca yang sangat bagus. Dia mampu membaca data. Dia mampu menganalisis data, tetapi kembali lagi pada saat keputusan diambil Itu haruslah manusia sendiri yang mengambil keputusan,” ucap Lukman.

Lukman optimistis, AI tidak akan menggantikan peran dan fungsi manusia. Karena itu, manusia harus tetap meningkatkan skill dimiliki dengan reskilling dan upskilling dari industri yang berbasis AI.

 Baca Juga: Komisi III Ajak Masyarakat Hindari Provokasi

“Ini untuk memastikan pekerja dapat beradaptasi dengan teknologi baru karena banyak sekali jenis-jenis pekerjaan yang sekarang tadinya dikerjakan oleh manusia, sekarang dikerjakan oleh teknologi dan dikerjakan oleh AI,” tegansya.

Lukman pun mendorong, agar adanya inisiatif bagi perusahaan untuk terus menerapkan Human-AI collaboration model. Hal itu bertujuan agar integrasi AI tidak merugikan tenaga kerja.

“Ini salah satu cara agar supaya kita bisa mendorong sektor UMKM itu memiliki nilai yang unggul, lebih melalui pemanfaatan teknologi digital. Kemudian kita juga ingin menyampaikan kolaborasi AI dan manusia itu dalam rangka pasok perdagangan dan perindustrian,” pungkasnya. (jpg/har)

Editor : Azwar Halim
#dpp #teknologi ai #jakarta #pkb