JAKARTA - Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Habib Aboebakar Alhabsyi mengimbau para Anggota DPRD terpilih dari PKS untuk benar-benar menyuarakan aspirasi rakyat. Menurut dia, anggota dewan tidak boleh hanya sekadar pagi ngantor dan sore pulang.
Pernyataan itu disampaikan Habib Aboe saat bimbingan teknis Anggota Legislatif se-Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) di Jakarta, Selasa (4/2).
"Semua dapat dikatakan sukses jika berhasil membawa peran di DPRD untuk menyuarakan aspirasi rakyat. Kerhasilan lainnya yaitu bisa mengayomi dan memayungi struktur dan konstituen di dapil masing-masing," kata Habib Aboe.
Baca Juga: Politikus PDIP Harap Perkuat Kebersamaan dan Toleransi
Wakil Ketua Mahakamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI ini mengungkapkan, bagi pejabat publik di ranah legislatif, ada empat kunci keberhasilan yang harus dipegang.
Menurut dia, setiap anggota dewan harus bisa memegang peranan legislasi, penganggaran, pengawasan, dan representasi.
"Anggota DPRD harus memastikan bahwa dalam setiap fungsi tersebut, kualitas kerjanya memenuhi standar yang tinggi. Menyusun kebijakan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, memastikan bahwa alokasi anggaran daerah mencerminkan prioritas kebutuhan rakyat," tegas Habib Aboe.
Baca Juga: Populer Dinilai Berkah dari Mendampingi Prabowo
"Anggota DPRD, harus selalu mendengarkan, memahami, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat dengan sungguh-sungguh," sambungnya.
Di sisi lain, Habib Aboe menyatakan bahwa seorang Anggota DPRD dari PKS bisa disebut berhasil jika patuh dengan aturan partai. Serta dapat bersinergi dengan struktur partai, pembinaan kader dan konstituen dan advokasi untuk kader dan konstituen.
"Semua aturan yang ada di internal partai, baik dari DPD, DPW maupun DPP harus diikuti dan dilaksanakan dengan baik," ujar Habib Aboe.
Baca Juga: Tingginya Kepuasan Publik Harus Dikuktikan dengan Kerja Konkret
Dia juga meminta para anggota dewan dari PKS menjaga komunikasi di dunia digital. Serta aktif melalui berbagai kanal media sosial, baik di Facebook, Twitter, Instagram dan lainnya.
"Jangan menghindar kalau ada kader yang minta bantu masuk rumah sakit. Antum jangan ngeluh kalau ada kader minta bantu urus KK atau KTP. Karena itu tugas dan dipilih untuk kerja seperti itu," pungkasnya. (jpg/har)
Editor : Azwar Halim