JAKARTA - Calon Gubernur Jakarta nomor urut 1 Ridwan Kamil (RK) menantang balik tanggapan Calon Gubernur Jakarta nomor urut 3 Pramono Anung yang menyebut program riverway tidak realistis untuk mengatasi kemacetan di Jakarta.
"Kalau dibilang tidak realistis, tunggu tanggal mainnya," ujar RK kepada wartawan, Kamis (10/10).
Mantan Gubernur Jawa Barat itu mengatakan bahwa program riverway sudah ada studi ilmiahnya dan ide tersebut juga sudah ada sejak zaman kepemimpinan Sutiyoso sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Baca Juga: DPR Ingatkan Kenaikan Kesejahteraan Harus Diimbangi Peningkatan Kinerja Hakim
"Sudah ada studi secara ilmiah nanti saya posting aja. Itu kan idenya dari zaman Pak Sutiyoso," tegasnya.
Berdasarkan hasil studi ilmiah itu, RK menerangkan bahwa minimal ada tiga ruas sungai yang bisa dilalui riverway, yaitu Banjir Kanal Timur (BKT), Banjir Kanal Barat (BKB), dan Ciliwung.
Sebelumnya, Calon Gubernur Jakarta nomor urut 3 Pramono Anung menyebut pembangunan riverway yang diwacanakan pasangan Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) tidak realistis.
Baca Juga: Olly Sebut Megawati Putuskan Dukung Pemerintah
Hal itu diungkap Pramono setelah melihat langsung kondisi aliran sungai/kali di Jakarta yang dinilai tak memungkinkan untuk penerapan riverway. Salah satu yang dilihat Pramono adalah Kali Krukut.
"Saya melihat aja airnya enggak bisa jalan, bagaimana mau riverway? Kan airnya enggak bisa jalan. Sehingga demikian untuk dikeruk pun, tetap airnya tetap problem," kata Pramono, Rabu (9/10). (jpg/har)
Editor : Azwar Halim