Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Beredar Isu PDIP Akan Usung Anies Baswedan, Megawati: Mau Enggak Nurut?

Radar Tarakan • Jumat, 23 Agustus 2024 | 08:05 WIB
BERPELUANG LAGI: Anies Baswedan merespons ucapan Puan Maharani yang membuka peluang PDIP dapat mendukung dia kembali maju sebagai bakal calon gubernur Jakarta. (ANTARA/Genta Tenri Mawangi)
BERPELUANG LAGI: Anies Baswedan merespons ucapan Puan Maharani yang membuka peluang PDIP dapat mendukung dia kembali maju sebagai bakal calon gubernur Jakarta. (ANTARA/Genta Tenri Mawangi)

JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri angkat bicara terkait isu yang beredar bahwa PDIP akan mendukung Anies Baswedan pada Pilkada Jakarta 2024. Megawati menyatakan bahwa apakah Anies Baswedan akan nurut jika diusung PDIP.

"Eh aku bilang enak aja ya, ngapain gua disuruh dukung Pak Anies? Dia bener ni kalau mau ama PDI? Kalau mau PDI jangan kayak gitu dong ya.

Mau enggak nurut ya?," kata Megawati saat menyampaikan pidato politik dalam acara penyerahan rekomendasi bakal calon kepala daerah di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (22/8). "Iya dong," singkat Megawati disambut tepuk tangan ratusan kader PDIP.

 Baca Juga: Ribuan Mahasiswa Aksi Kawal Putusan MK

Ia merasa bingung, dirinya kini dicari untuk memberikan dukungan. Megawati mempertanyakan, Anies kemana saja selama ini.

"Lho saya tuh jadi suka garuk garuk kepala lho, enak amat ya. Sekarang kita dicari dukungannya, bingung saya lho. Kamu kemana ya kemarin sore ya? Lha iya lha, mbok jangan gitu dong," ucap Megawati.

Isu dukungan PDIP terhadap Anies Baswedan ini berhembus setelah Mahkamah Konstitusi (MK) mengubah syarat ambang batas pencalonan kepala daerah pada Pilkada.

 Baca Juga: Bahlil Resmi Jadi Ketua Umum Partai Golkar

Pasalnya, MK mengubah ambang batas tersebut menjadi didukung oleh partai politik dengan perolehan suara antara 6,5 sampai 10 persen dari total suara sah.

Angka persentase dukungan partai ini disesuaikan dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di wilayah terkait.

Bahkan, tersisa PDIP yang belum memberikan dukungan setelah 12 partai politik gabungan Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus mengusung pasangan Ridwan Kamil-Suswono pada Pilkada Jakarta 2024. (jpg/har)

Editor : Azwar Halim
#Anie Baswedan #mk #PDI Perjuangan (PDIP) #Pilkada Serentak 2024 #jakarta #megawati soeakarnoputri