JAKARTA - DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membuka kemungkinan pasangan Anies Baswedan dan Sohibul Iman gagal menjadi calon gubernur dan calon wakil gubernur (cagub-cawagub) pada Pilkada Jakarta 2024.
Sebab, Anies Baswedan tak mampu mencari rekan koalisi untuk menambahkan kekurangan 4 kursi DPRD Jakarta.
Meski PKS menjadi partai politik pemenang Pileg di Jakarta, PKS baru mengantongi 18 kursi di DPRD DKI Jakarta.
Sehingga kurang 4 kursi, untuk memenuhi syarat pencalonan gubernur dan wakil gubernur Jakarta 2024.
Baca Juga: 329 Caleg DPRD Terpilih Ikuti Pembekalan
"Karena baru dapat SK usungan dari PKS, Anies dan Shohibul Imam (AMAN) kemungkinan gagal jadi Cagub/Cawagub DKJ," kata Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PKS, Zainudin Paru kepada wartawan, Jumat (9/8).
PKS telah memberikan waktu kepada Anies selama 40 hari untuk memberikan tambahan dukungan. Namun, Anies dinilai tidak mampu mencari dukungan dari partai politik lain.
"Dengan telah lewatnya tenggat waktu 4 Agustus 2024 bagi Anies untuk mendapatkan partai koalisi agar menggenapkan 4 kursi PKS, dari 22 kursi syarat dukungan 20 persen calon kepala daerah," ucap Zainudin.
Lebih lanjut, Sekretaris Tim Seleksi Calon Kepala Daerah DPP PKS itu menekankan, dalam waktu satu atau dua hari ke depan sudah ada kepastian calon gubernur Jakarta yang akan diusung oleh PKS.
Baca Juga: PSI Akan Usung Ahmad Luthfi di Pilgub Jateng
Zainudin menyampaikan terima kasih atas kebersamaan Anies dan PKS selama ini dalam memimpin dan membangun Jakarta. "Kita saling mendoakan yang terbaik untuk Pak Anies dan PKS.
Semoga semua ikhitiar yang telah dilakukan tercatat sebagai amal sholeh bagi kebaikan dan kemajuan bangsa Indonesia tercinta ke depan," pungkas Zainudin.
Sebagaimana diketahui, Anies Baswedan saat ini baru mendapatkan rekomendasi dari DPP PKS untuk maju sebagai bakal cagub Jakarta 2024. PKS memasangkan Anies dengan Sohibul Iman untuk berlaga pada Pilkada Jakarta.
Sementara, dukungan yang disampaikan DPP Partai Nasdem baru berupa pernyataan politik, belum rekomendasi.
Sementara, DPP PKB belum secara resmi mengumumkan mendukung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta 2024.
Editor : Azwar Halim