Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Tak Sesuai Izin, Gubenur Dedi Bongkar Tempat Wisata

Radar Tarakan • Sabtu, 8 Maret 2025 | 10:00 WIB
GERAM: Tangkapan layar video pembongkaran objek wisata Hibisc Fantasy oleh Pemprov Jawa Barat, Kamis (6/3). (@dedimulyadi71)
GERAM: Tangkapan layar video pembongkaran objek wisata Hibisc Fantasy oleh Pemprov Jawa Barat, Kamis (6/3). (@dedimulyadi71)

JABAR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membongkar objek wisata Hibisc Fantasy lantaran tidak sesuai ketentuan.

Politikus Gerindra itu memang tengah geram dengan banyaknya maraknya alih fungsi lahan menjadi villa, hotel, dan area rekreasi di kawasan Puncak, Bogor.

Disinyalir, hal itu menjadi salah satu penyebab banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Puncak, Bogor.

Pada Kamis (6/3), Dedi Mulyadi bersama Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi, Kepala Satpol PP Jawa Barat, Ade Afriandi, serta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Wawan Hikal, meninjau objek wisata Hibisc Fantasy.

Kunjungan ini diketahui dari unggahan Dedi di akun media sosial pribadinya @dedimulyadi71.

"Kita lagi di tempat rekreasi Hibisc yang dikelola BUMD Jawa Barat, PT Jaswita," ujar Dedi.

Dalam kesempatan tersebut, Dedi mempertanyakan perizinan lahan kepada Kepala Satpol PP Jawa Barat, Ade Afriandi.

Ade kemudian menjelaskan bahwa izin yang diajukan oleh Hibisc Fantasy hanya mencakup 4.800 meter persegi. Namun, lahan yang dikerjakan hingga tahun lalu mencapai 15.000 meter persegi.

"Izin yang diajukan 4.800 meter persegi, yang dikerjakan sampai tahun lalu 15.000 meter persegi," jelas Ade Afriandi.

Pemerintah Kabupaten Bogor, menurut Ade, sudah memberikan peringatan dan pemanggilan kepada pihak pengelola. Awalnya, pihak taman rekreasi berencana membongkar sendiri bangunan yang tidak sesuai ketentuan.

"Sudah, peringatan, kemudian pemanggilan. Rencananya mau bongkar sendiri sesuai ketentuan," tambahnya.

Namun, karena tidak kunjung dibongkar, Gubernur Dedi Mulyadi akhirnya mengambil tindakan tegas. "Karena tidak dibongkar sendiri, perintah saya, bongkar hari ini," tegas Dedi.

Ia juga meminta dukungan dari Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Wawan Hikal untuk menindaklanjuti pembongkaran.

"Minta bantuan Pak Wakil Bupati Bogor dan Pimpinan DPR Kabupaten Bogor," katanya.

Dedi menegaskan bahwa pembongkaran ini dilakukan karena dampak lingkungan yang ditimbulkan. "Bongkar, karena menimbulkan masalah bagi lingkungan," ujarnya.

Gubernur Jawa Barat juga menegaskan tidak akan ragu memberikan sanksi tegas kepada siapa pun yang melanggar aturan, termasuk perusahaan milik daerah.

"Dan saya tidak segan-segan walau ini PT-nya Jawa Barat," ungkapnya.

Menurutnya, langkah ini merupakan contoh bagi seluruh masyarakat agar menaati aturan yang berlaku.

"Bahwa yang melanggar harus ditindak, walau lembaga usaha atau lembaga bisnis Jawa Barat. Kita kasih contoh kepada seluruh warga Jawa Barat," papar dia. (jpg/har)

Editor : Azwar Halim
#gubenur #Tak Sesuai Izin #dedi mulyadi #bongkar #tempat wisata