Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Tampil Menggila, Aston Villa Sukses Tumbangkan Paris Saint-Germain 3-2

Radar Tarakan • Rabu, 16 April 2025 | 16:06 WIB
Aston Villa sukses mengalahkan PSG 3-2. Namun kemenangan itu tetap tak mampu membawa Villa lolos ke semifinal Liga Champions. (Istimewa)
Aston Villa sukses mengalahkan PSG 3-2. Namun kemenangan itu tetap tak mampu membawa Villa lolos ke semifinal Liga Champions. (Istimewa)

Radar Tarakan - Aston Villa tampil menggila di hadapan pendukungnya sendiri dan sukses mengalahkan Paris Saint-Germain dengan skor 3-2. Namun kemenangan dramatis itu tetap tak mampu membawa mereka lolos ke semifinal Liga Champions.

Laga leg kedua perempat final Liga Champions ini berlangsung di Stadion Villa Park, Birmingham, pada Rabu (16/4) dini hari WIB. PSG datang ke markas Villa dengan modal kemenangan 3-1 pada leg pertama di Paris.

Tim tamu asal ibu kota Prancis itu bahkan sempat memperlebar keunggulan agregat jadi 5-1 dalam waktu kurang dari 30 menit. Gol cepat dari Achraf Hakimi di menit ke-11 dan Nuno Mendes pada menit ke-27 membuat fans Villa terdiam.


Aston Villa tampak kesulitan membendung serangan-serangan PSG yang begitu tajam di awal laga. Namun anak asuh Unai Emery membuktikan mental baja mereka meski tertinggal dua gol di hadapan publik sendiri.


Titik balik dimulai ketika Youri Tielemans mencetak gol di menit ke-34 yang membuat skor jadi 1-2. Sepakan kerasnya membentur Willian Pacho dan mengecoh Gianluigi Donnarumma.

Villa tak menyerah meski skor di babak pertama masih menguntungkan tim tamu secara agregat. Tensi pertandingan meningkat setelah jeda, dan Villa bermain jauh lebih agresif.

John McGinn menjadi pahlawan berikutnya lewat golnya di menit ke-55 dari luar kotak penalti. Lagi-lagi bola membentur Willian Pacho dan masuk ke gawang PSG, membuat skor jadi 2-2.

Hanya dua menit berselang, Villa benar-benar membalikkan keadaan. Ezri Konsa mencetak gol ketiga setelah menyambut umpan Marcus Rashford dari sisi kiri.

Skor 3-2 membuat atmosfer Villa Park semakin panas, dan para suporter tuan rumah kembali menyalakan semangat tim. Aston Villa kini hanya butuh satu gol lagi untuk memaksa laga berlanjut ke perpanjangan waktu.


Serangan demi serangan dilancarkan Villa, tapi pertahanan PSG bermain sangat disiplin. Gianluigi Donnarumma tampil tangguh dan menggagalkan sejumlah peluang emas tuan rumah.

Meskipun Aston Villa menang 3-2 di leg kedua, mereka tetap tersingkir karena kalah agregat 4-5. Kemenangan itu terasa pahit karena tak cukup untuk membawa mereka melangkah ke semifinal.

PSG pun melenggang ke empat besar dan kembali menunjukkan tajinya di pentas Eropa. Tim asuhan Luis Enrique sukses menahan gempuran tuan rumah hingga peluit panjang dibunyikan.

Kisah Aston Villa ini seolah mengulang nasib Liverpool yang juga tersingkir oleh PSG. Pada babak 16 besar lalu, PSG menyingkirkan The Reds lewat drama adu penalti yang menegangkan.

Kini giliran Villa yang harus menelan pil pahit setelah melawan dengan habis-habisan. Comeback mereka yang nyaris sempurna tetap tak bisa menyelamatkan dari eliminasi.

Unai Emery patut mendapatkan kredit atas perjuangan timnya yang pantang menyerah hingga menit akhir. Mereka bermain dengan semangat luar biasa dan memberi tekanan hebat kepada PSG.

Sementara itu, PSG menunjukkan kedewasaan dalam permainan mereka. Meskipun sempat kehilangan kendali, mereka berhasil mempertahankan agregat dan meraih tiket semifinal.


Kemenangan ini juga menegaskan PSG bukan hanya tim bintang, tapi juga punya karakter kuat saat berada di bawah tekanan. Mereka lolos dari duel hidup mati di Villa Park dengan selamat.

Duel ini menjadi salah satu pertandingan paling dramatis di Liga Champions musim ini. Momen-momen intens, gol-gol cepat, dan atmosfer stadion membuat laga ini layak dikenang.

Villa boleh pulang dengan kepala tegak meski harus angkat koper dari kompetisi. Mereka telah memberi pertarungan yang pantas dan nyaris membuat keajaiban terjadi. Bagi PSG, hasil ini menjadi modal penting sebelum melangkah ke semifinal yang lebih menantang. Mentalitas tim akan menjadi kunci di laga-laga besar selanjutnya.

Seiring langkah PSG yang terus melaju, Inggris kehilangan satu lagi wakilnya di Liga Champions. Setelah Liverpool, kini giliran Aston Villa yang harus mengubur mimpi mereka.

Kemenangan 3-2 memang membanggakan, tapi agregat tetap jadi penentu di turnamen elite seperti ini. PSG pun kini sah menyandang status sebagai mimpi buruk tim-tim Inggris musim ini.

Villa Park jadi saksi sebuah drama yang nyaris menghadirkan keajaiban. Tapi kali ini, sihir itu belum cukup kuat untuk menyingkirkan PSG dari Liga Champions. (Jpg/Eru)

Editor : Azwar Halim
#Liga Champions UEFA #Prediksi Aston Villa vs PSG #Aston Villa 3 vs 2 PSG #aston villa