Justin Hubner menjadi bintang dengan performa gemilang yang ditunjukannya selama berjibaku di turnamen paling akbar se-Asia. Popularitas pemain Wolves juga meningkat, hal itu diukur dari bertambahnya pengikut di akun Instagram-nya sebanyak 200 ribu sejak Piala Asia 2023 bergulir.
Selain itu, jersey yang dikenakan Hubner dalam pertandingan tertentu telah menciptakan gebrakan baru di pasar kolektor. Sebab, ia selalu menukarkan atau memberikan jersey kepada orang lain. Di pertandingan pertama kontra Irak, ia memberikan jerseynya kepada salah satu konten kreator asal Jepang, Taiyo Kimura.
Di pertandingan kedua kontra Vietnam, ia memberikan jersey kepada keluarga yang datang mendukungnya di Qatar. Sementara di pertandingan ketiga kontra Jepang, ia bertukar dengan mantan pemain Liverpool, Takumi Minamino.
Jersey kontra Vietnam yang diberikan kepada keluarganya, diketahui kini berada di tangan seorang perempuan bernama Zahra. Para kolektor berbondong-bondong untuk memperebutkan jersey bersejarah ini, karena dianggap memiliki nilai historis yang tinggi bagi penggemar sepakbola dan pecinta jersey.
Jersey tersebut menjadi saksi dari performa dan dedikasi Hubner dalam pertandingan yang memikat hati banyak penonton. Selain itu, jersey yang diproduksi oleh apparel lokal, Mills, itu hanya sekali dipakai sepanjang sejarah Timnas Indonesia.
Dilansir Instagram @psm_usa, mereka menawar jersey yang dikenakan Justin dengan nominal senilai Rp. 5 juta kepada seseorang yang dipanggilnya Bunda Zahra. Namun, tawaran tersebut ditolak oleh Zahra, dengan dalih jersey tersebut memiliki banyak kenangan.
Ketertarikan yang tinggi terhadap jersey pemain sepakbola tidaklah sesuatu yang baru. Hal tersebut pernah viral di Indonesia saat pandemi Covid 19 melanda. Klub-klub Liga 1 banyak melelang jersey para pemainnya, dan nominal tertinggi diklaim oleh Persela Lamongan saat lelang jersey Alm. Choirul Huda.
Justin Hubner kini kembali memusatkan fokusnya ke Wolves, setelah menjalani perjalanan bersejarah bersama Timnas Indonesia di Piala Asia 2023. (jpg/jnr) Editor : Azwar Halim