NUNUKAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan meresmikan penyaluran perdana Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Nelayan PT. Sembakung Harapan Jaya yang berlokasi di Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan, Selasa (6/10).
Plt Sekretaris Daerah Nunukan, Raden Iwan Kurniawan mengatakan, ketersediaan BBM merupakan fondasi vital bagi keberlangsungan pekerjaan dan mata pencaharian nelayan. Karena itu ia mengapresiasi PT. Sembakung Harapan Jaya yang telah menghadirkan fasilitas SPBU khusus nelayan di wilayah Nunukan Selatan.
"SPBU ini bukan sekadar tempat mengisi BBM bagi para nelayan. BBM adalah bagian penting dari kehidupan dan pekerjaan sehari-hari. Mau melaut perlu BBM, mau mencari ikan lebih jauh juga perlu BBM. Ketika akses BBM menjadi lebih mudah, secara langsung hal ini sangat membantu para nelayan dalam menjalankan usahanya," ucap Raden Iwan Kurniawan.
Dijelaskan, Kabupaten Nunukan memiliki wilayah yang luas dengan sebagian besar masyarakatnya menggantungkan hidup pada sektor kelautan dan perikanan. Sehingga, hadirnya SPBU Nelayan diharapkan mampu membuat distribusi BBM menjadi lebih tertata, mudah diakses, serta tepat sasaran.
"Saya minta agar pelayanan kepada nelayan benar-benar menjadi perhatian dan prioritas yang paling utama. Layani para nelayan dengan baik, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tegasnya.
Kemudian, ia juga mengajak seluruh masyarakat nelayan untuk menjaga dan memanfaatkan fasilitas ini sesuai peruntukannya. Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
"Pemerintah punya program, dunia usaha punya investasi dan masyarakat punya peran untuk menjaga serta memanfaatkan fasilitas tersebut dengan baik. Kalau tiga hal ini bisa berjalan bersama, manfaatnya akan kembali kepada masyarakat," tambahnya.
Kedepannya, Pemkab Nunukan berharap fasilitas SPBU semacam ini dapat terus ditambah di berbagai wilayah agar para nelayan semakin mudah mendapatkan pasokan BBM. "Dengan demikian, produktivitas nelayan diharapkan meningkat dan perekonomian masyarakat pesisir di Kabupaten Nunukan semakin kuat," singkatnya.
Sementara, Direktur PT. Sembakung Harapan Jaya, Heriyanto menambahkan hadirnya SPBU Nelayan ini merupakan wujud nyata komitmen untuk menghadirkan solusi atas tantangan yang selama ini. Baginya, bahan bakar adalah urat nadi kehidupan para nelayan untuk turun melaut.
Selama ini, keterbatasan pasokan dan jauhnya akses BBM sering kali menjadi kendala operasional yang menguras waktu serta biaya. "SPBU Nelayan dapat menyalurkan bahan bakar dengan kualitas terjamin, harga resmi dan pasokan yang stabil. Dengan akses BBM yang lebih mudah, dan memastikan bahwa semua nelayan dapat melaut dengan tenang, efisien dan membawa pulang hasil tangkapan dan hasil budidaya rumput laut," bebernya.
Ditempat yang sama, Plt Kabid Bidang Pengawasan, DKP Nunukan, Ari Hartadi menyampaikan bahwa Nunukan memiliki potensi kelautan dan perikanan tangkap yang sangat besar. Namun, potensi tersebut sering kali terhambat masalah klasik. Seperti terbatasnya aksesibilitas, ketidakpastian pasokan, hingga stabilitas harga BBM untuk melaut.
Dengan berdirinya SPBUN perdana ini, menurutnya rantai distribusi BBM yang sebelumnya panjang kini berhasil dipotong. Para nelayan kini bisa mendapatkan alokasi solar dan pertalite subsidi dengan harga yang adil, kuota yang pasti, serta lokasi pengisian yang dekat dengan tempat kapal bersandar.
"Kondisi ini mampu menekan biaya operasional melaut secara signifikan serta meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus sebagai penegasan dan pengawasan penyaluran BBM Subsidi. Untuk memastikan penyaluran BBM tepat sasaran," tutupnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT