Keterbatasan Anggaran Jadi Tantangan Pemkab Nunukan, Irwan Sabri: Pertimbangan Skala Prioritas

Asrullah RT • Dipublikasikan Minggu, 4 Oktober 2026 | 20:22 WIB
DISETUJUI : Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri bersama Wakil Ketua I DPRD Nunukan, Arpiah dan Wakil Ketua II DPRD Nunukan, Hj. Andi Maryati usai persetujuan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD TA 2026.
DISETUJUI : Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri bersama Wakil Ketua I DPRD Nunukan, Arpiah dan Wakil Ketua II DPRD Nunukan, Hj. Andi Maryati usai persetujuan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD TA 2026.

NUNUKAN - Pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) Nunukan menerpa kepemimpinan Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri bersama Wakil Bupati Nunukan, Hermanus pada 2025 lalu. Situasi ini berdampak langsung terhadap struktur APBD Nunukan 2025. 

Menghadapi situasi ini, sejumlah langkah dilakukan Pemkab Nunukan. Bentuk respons atas dinamika kebijakan nasional dilakukan dengan tetap memprioritaskan sektor-sektor strategis. Seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan pengendalian inflasi berdasarkan Perkada Nomor 307 Tahun 2025.

Kemudian berdasarkan KMK No. 29/2025, alokasi Transfer ke Daerah (TKD) untuk Kabupaten Nunukan mengalami penurunan sebesar Rp 211,44 miliar, dari semula Rp 1,747 triliun menjadi Rp 1,535 triliun. Penurunan ini berdampak langsung terhadap struktur APBD 2025 yang telah ditetapkan sebelumnya.

Dan situasi yang sama terjadi pada 2026. Berdasarkan Rancangan Perubahan APBD TA 2026. Penyesuaian ini berdampak pada pemangkasan belanja daerah sebesar Rp 77,17 miliar akibat penurunan target pendapatan serta penyesuaian kebijakan Transfer ke Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat.

Menghadapi kondisi ini, Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri menyampaikan bahwa keterbatasan anggaran menjadi tantangan besar bagi pemerintah daerah. Namun, kondisi tersebut tidak dapat menjadi alasan bagi pemerintah untuk berhenti bekerja dan melayani masyarakat.

“Kita tidak mungkin mengeluh terus. Kita harus punya strategi. Kalau berbicara tentang infrastruktur, kita melihat mana yang menjadi skala prioritas. Semua penting dan semua harus dibangun. Tetapi dengan keterbatasan anggaran tentu ada yang harus diprioritaskan," ucap H. Irwan Sabri saat menggelar ramah tamah bersama para camat, kepala desa, dan kepala adat se-Krayan Raya belum lama ini. 

Ia mencontohkan, salah satu pembangunan yang menjadi prioritas pemerintah daerah yakni peningkatan infrastruktur jalan di wilayah Krayan. Pemkab Nunukan berencana melaksanakan pembangunan ruas jalan Lembudud–Kurid dengan skema multiyears untuk periode 2027–2029.

Pembangunan infrastruktur ini menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat Krayan mengingat kondisi geografis wilayah yang luas dan akses transportasi yang masih menjadi tantangan. “Kita wajib di tahun 2027 membuat proyek multiyears karena Krayan betul-betul sangat membutuhkan infrastruktur yang baik,” katanya.

Tekankan 17 Program Unggulan

Di hadapan para kepala desa dan camat, ia juga mengingatkan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh mengurangi semangat pemerintah dalam memenuhi janji dan program yang telah disampaikan kepada masyarakat.

Ia menyebut sejumlah program telah mulai direalisasikan, di antaranya penyaluran alat berat, seragam sekolah, program satu desa satu program unggulan, serta beasiswa.

Pemerintah daerah tetap berupaya menjalankan 17 program unggulan yang menjadi bagian dari visi dan misi bersama Wakil Bupati Nunukan, Hermanus. “Sedikit banyaknya apa yang menjadi janji kami bersama Pak Hermanus sudah kami wujudkan dalam 17 program unggulan,” ungkapnya.

Bupati juga meminta para camat dan kepala desa menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, camat merupakan perpanjangan tangan pemerintah daerah di kecamatan, sementara kepala desa merupakan perpanjangan tangan masyarakat di tingkat desa.

Karena itu, kolaborasi antara pemerintah desa, kecamatan, dan jajaran Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dinilai sangat penting. “Kalau kita bisa bersatu, berkoordinasi dan bergandengan tangan, tidak ada masalah yang sulit kita selesaikan. Semua masalah dapat kita pecahkan,” tutupnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
anggaran nunukan pemkab nunukan