TANJUNG SELOR – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menuntaskan pembongkaran muatan tiga kapal pengangkut BBM untuk memperkuat pasokan ke enam SPBU di Pulau Sebatik, Nunukan. Total 415 kilo liter (KL) BBM telah disalurkan hingga Jumat (25/9), sehingga antrean di sejumlah SPBU mulai terurai dan pelayanan kembali kondusif.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun mengatakan, tiga kapal yang memasok BBM ke Sebatik yakni SPOB Cahaya Nunukan Mandiri, SPOB Semoga Jaya dan SPOB Alnas Energi Barokah. “Setelah pasokan dari ketiga kapal disalurkan ke SPBU, antrean telah terurai dan pelayanan kembali kondusif. Kami berterima kasih kepada masyarakat Sebatik atas kesabarannya selama proses penguatan pasokan berlangsung,” kata Edi kepada Radar Kaltara, Senin (28/9).
Menurutnya, total muatan dari ketiga kapal tersebut mencapai 415 KL yang terdiri atas Pertalite, Pertamax dan Biosolar. Pengiriman dilakukan sebagai langkah percepatan pemulihan pelayanan setelah peningkatan konsumsi menyebabkan stok di sejumlah lembaga penyalur terserap lebih cepat.
“Pengiriman tiga kapal tersebut merupakan langkah Pertamina untuk mempercepat pemulihan pelayanan BBM di Sebatik setelah peningkatan konsumsi membuat stok di lembaga penyalur terserap lebih cepat,” ujarnya.
Edi memastikan kondisi stok BBM di enam SPBU Sebatik saat ini berada dalam kondisi aman. Pertamina juga terus melakukan pemantauan terhadap stok dan pola penyaluran untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. “Stok BBM di SPBU Sebatik saat ini dalam kondisi aman. Kami terus memantau stok dan penyaluran di setiap SPBU,” jelasnya.
Untuk menjaga kesinambungan pasokan, Pertamina menyiapkan pengiriman berikutnya pada awal Oktober. Koordinasi dengan lembaga penyalur, Fuel Terminal Tarakan dan pihak transportir terus dilakukan agar volume serta waktu pengiriman dapat disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. “Kami akan terus berkoordinasi dengan lembaga penyalur, Fuel Terminal Tarakan, dan pihak transportir untuk menyesuaikan pengiriman dengan kebutuhan di lapangan,” katanya.
Selain menjaga ketersediaan stok, Pertamina memastikan penyaluran BBM bersubsidi tetap dilakukan sesuai ketentuan dan tepat sasaran. Langkah tersebut dilakukan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi sekaligus menjaga distribusi BBM bersubsidi tetap berjalan sesuai aturan. “Pertamina juga memastikan penyaluran BBM bersubsidi dilakukan sesuai ketentuan dan tepat sasaran,” pungkasnya. (jai)
Editor : Azward Halim