NUNUKAN - Seorang pria berusia 49 tahun ditemukan meninggal dunia di eks Lokalisasi Harapan Sadar, Jalan Persemaian, Kelurahan Nunukan Tengah, Sabtu (26/9) malam. Korban diketahui bernama Abdul, warga Jalan Bhayangkara, Kelurahan Nunukan Tengah.
Kapolres Nunukan AKBP Ruslaeni melalui Kasi Humas Polres Nunukan Ipda Idris mengatakan, sebelum ditemukan meninggal, korban diketahui masuk ke kawasan eks lokalisasi yang kini berganti nama Borneo Karaoke sekitar pukul 20.30 WITA.
Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat masuk ke salah satu kamar di Blok F dan kondisi korban saat itu terlihat sudah tidak sehat. "Korban terlihat pucat dan mengalami sesak napas. Karena khawatir dengan kondisi korban, saksi kemudian meminta korban keluar dari kamar," ucap Ipda Idris, Minggu (27/9).
Dijelaskan, korban diketahui berjalan meninggalkan kamar menuju bagian belakang Blok F. Namun, kondisi fisik korban terlihat pucat dan mengalami sesak napas. Korban selanjutnya berjalan menuju bagian belakang Blok A.
Seorang saksi kemudian melihat korban tergeletak di sudut luar Blok A. Saat ditemukan, kondisi korban sudah tidak bergerak dan mulutnya mengeluarkan busa. Kondisi ini kemudian dilaporkan ke pihak berwajib. Personel Polsek Nunukan yang tiba di lokasi melakukan pengecekan dan memastikan korban telah meninggal dunia.
Tim Inafis Polres Nunukan kemudian dikerahkan melakukan olah tempat kejadian perkara bersama personel Reskrim Polres Nunukan dan Polsek Nunukan. Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, tidak menemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Pemeriksaan luar jenazah oleh dokter RSUD Nunukan juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan.
Namun, ditemukan sejumlah kondisi pada tubuh korban, di antaranya lidah tergigit dan mengeluarkan darah, kaku mayat yang belum terjadi secara keseluruhan, serta lebam di bagian punggung yang belum menetap.
Selain itu, dari hidung korban ditemukan cairan berwarna putih, sementara mulut mengeluarkan cairan putih berbusa. Penyidik juga mengamankan sejumlah barang untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut. Dari kantong celana korban ditemukan uang tunai sebesar Rp 950 ribu.
Sementara beberapa jenis obat yang diduga merupakan obat penahan nyeri atau pereda rasa sakit ditemukan dari rumah korban. "Barang-barang tersebut kemudian diamankan dan diserahkan kepada Personel Reskrim Polsek Nunukan untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata Idris.
Dan berdasarksn keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit jantung dan beberapa kali menjalani pengobatan di RSUD Nunukan akibat penyakit tersebut. "Pihak keluarga tidak menghendaki dilakukan pemeriksaan visum dalam atau autopsi terhadap jenazah," tutupnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT