Belum Sempat Dipanen, Rumah Walet di Sebatik Barat Terbakar

Asrullah RT • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 15:31 WIB
PEMADAMAN : Personel Damkar Sektor Sebatik Barat usai melakukan penanganan rumah burung walet yang terbakar, pada Selasa (22/9) sore.
PEMADAMAN : Personel Damkar Sektor Sebatik Barat usai melakukan penanganan rumah burung walet yang terbakar, pada Selasa (22/9) sore. 

NUNUKAN - Rumah burung walet dua lantai berukuran 5x10 meter persegi terbakar, pada Selasa (22/9) sore. Bangunan tersebut diketahui milik Aisyah (46) warga Jalan Muh Atung, RT 04 Desa Liang Bunyu, Kecamatan Sebatik Barat.

Komandan pleton damkar Sektor Sebatik Barat, Basir mengatakan, berdasarkan keterangan pemilik bangunan, jarak tempat tinggalnya dengan bangunan rumah walet sekitar tiga meter. Kemudian, kebakaran diketahui setelah warga sekitar melihat kepulan asap hitam dan api yang bersumber dari rumah walet tersebut. 

Melihat kondisi itu, warga sekitar kemudian berinisiatif melakukan pemadaman secara manual. "Pemilik bangunan, merasa bingung sumber api berasal dari mana, karena sudah sekitar lima bulan rumah walet itu tidak dialiri listrik, dan rencannya bulan depan sarang walet akan dipanen," ucap Basir, Rabu (23/9). 

Dijelaskan, informasi terjadinya kebakaran diterima pihaknya sekitar pukul 15.56 WITA. Kemudian, personel dan sejumlah armada dikerahkan ke lokasi kejadian. "Kami segera meluncur ke TKP dengan menurunkan personel dan mobil pemadam kebakaran. Petugas langsung melakukan tindakan pemadaman dan pendinginan yang berlangsung hampir setengah jam," jelasnya. 

Lanjutnya, setelah melakukan pemadam, pengecekan juga dilakukan di bangunan tersebut. Ini bertujuan untuk memastikan tidak ada sumber api yang dapat memicu terjadinya kebakaran. "Kami memastikan semua kondisi aman tidak ada potensi kebakaran lagi pada bangunan rumah walet tersebut," tambahnya. 

Hingga penanganan dilakukan, pihaknya juga belum dapat memastikan sumber api. Dan persoalan ini masih dalam proses penyelidikan pihak yang berwenang. "Tidak ada korban luka ataupun jiwa dalam kejadian ini, sedangkan kerugian materi masih dihitung," tutupnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
nunukan kebakaran sebatik pemadam kebakaran