Pemkab Nunukan Perkuat Sinergi Lintas Instansi Antisipasi Karhutla di Wilayah Krayan

Asrullah RT • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 19:53 WIB
ANTISIPASI : Kepala Balai TNKM Seno Pramudito berserta jajaran saat bertemu Plt. Sekda Nunukan Drs. Raden Iwan Kurniawan di ruang kerja Sekda Nunukan. PEMKAB NUNUKAN
ANTISIPASI : Kepala Balai TNKM Seno Pramudito berserta jajaran saat bertemu Plt. Sekda Nunukan Drs. Raden Iwan Kurniawan di ruang kerja Sekda Nunukan. PEMKAB NUNUKAN

NUNUKAN - Pemkab Nunukan memperkuat koordinasi lintas instansi sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di wilayah Krayan yang berbatasan langsung dengan kawasan Taman Nasional Kayan Mentarang (TNKM).

Penguatan koordinasi tersebut dilakukan melalui kunjungan Kepala Balai TNKM Seno Pramudito, bersama jajaran kepada Pemkab Nunukan dan instansi terkait pada Jumat (18/9).

Plt. Sekda Nunukan Drs. Raden Iwan Kurniawan, menyambut baik komunikasi dan koordinasi bersama Balai TNKM. Dengan, sinergi antara pemerintah daerah, pengelola kawasan konservasi, BPBD dan instansi kehutanan menjadi penting untuk menyatukan langkah dalam menjaga lingkungan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami mewakili Bapak Bupati dan Wakil Bupati menyambut baik silaturahmi ini. Harapan kami, sinergitas lintas instansi ini dapat menyatukan berbagai perbedaan untuk satu kepentingan yang sama,” ujar Raden Iwan. 

Ia menilai upaya menjaga kelestarian kawasan juga perlu berjalan seiring dengan pemberdayaan masyarakat. Karena itu, Pemkab Nunukan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bersama TNKM, termasuk dalam melihat potensi pengembangan kawasan yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Krayan.

“Pemerintah daerah sangat berharap kelestarian alam ini berdampak nyata pada pemberdayaan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi program-program Balai TNKM yang mengedepankan masyarakat, dan ke depannya kami harap pertemuan ini menjadi embrio untuk pengkajian lebih lanjut terkait potensi ekowisata, khususnya di wilayah Krayan yang memiliki kekhususan tersendiri,” katanya.

Sementara, Kepala Balai TNKM Seno Pramudito mengatakan, koordinasi dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait merupakan bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi karhutla.

“Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya kita untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan stakeholder di Nunukan. Karhutla merupakan persoalan yang perlu diantisipasi bersama,” jelasnya. 

Ia menjelaskan, kondisi karhutla di wilayah Krayan selama ini relatif terkendali. Kejadian kebakaran yang ditemukan umumnya masih berskala terbatas dan berada di luar kawasan TNKM, antara lain berkaitan dengan aktivitas pembukaan lahan.

Meski demikian, kondisi tersebut tetap menjadi perhatian karena kebakaran di luar kawasan perlu diantisipasi agar tidak berkembang dan berpotensi masuk ke kawasan konservasi.

“Meskipun kondisi di wilayah Krayan selama ini relatif terkendali dan kejadian yang ditemukan umumnya masih berskala terbatas, kita tetap harus meningkatkan kewaspadaan. Yang paling penting adalah bagaimana informasi dari lapangan dapat segera disampaikan dan dikoordinasikan, sehingga apabila terjadi kebakaran dapat ditangani sejak dini dan tidak berkembang lebih luas,” tutupnya. (adv/akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
karhutla nunukan pemkab nunukan krayan kebakaran hutan dan lahan