BPBD Nunukan Ingatkan Warga Hindari Pembukaan Lahan dengan Cara Membakar

Asrullah RT • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 20:09 WIB
PENCEGAHAN : Plt. Sekda Nunukan H. Raden Iwan Kurniawan saat memimpin pertemuan bersama BPBD Nunukan guna meningkatkan pencegahan karhutla.
PENCEGAHAN : Plt. Sekda Nunukan H. Raden Iwan Kurniawan saat memimpin pertemuan bersama BPBD Nunukan guna meningkatkan pencegahan karhutla. 

NUNUKAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan mengingatkan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Terutama di tengah kondisi musim kemarau.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Nunukan, H. Asmar mengatakan, saat ini kondisi cuaca memiliki memungkinkan terjadinya hujan. Namun dengan kondisi ini ia berpesan agar masyarakat tidak mengabaikan potensi kebakaran.

Sehingga, langkah pencegahan tetap perlu dilakukan sejak dini. Terutama dalam aktivitas masyarakat yang berkaitan dengan pembukaan dan pengelolaan lahan.

“Kami mengingatkan bahwa kondisi kemarau ini, walaupun sebenarnya Nunukan ini mudah-mudahan aman karena kita juga masih tetap hujan. Kami mengingatkan kalau membuka lahan itu kalau bisa untuk saat ini jangan dengan membakar,” ucap H. Asmar, Selasa (15/9).

Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk menghindari penggunaan api dalam membuka lahan. Alasannya, masyarakat dapat memilih cara lain yang lebih aman sebagai bentuk kepedulian bersama dalam mencegah karhutla. “Ada cara-cara lain yang lebih bijak,” singkatnya.

Ia menegaskan, pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tugas BPBD maupun pemerintah, kesadaran masyarakat menjadi bagian penting. Karena sebagian aktivitas yang dilakukan di lingkungan sekitar dapat berpotensi menimbulkan kebakaran apabila tidak dilakukan dengan hati-hati.

Upaya pencegahan juga sebelumnya telah dilakukan, Pemkab Nunukan guna memperkuat langkah pencegahan melalui edukasi kepada masyarakat.

Sebelumnya, Plt. Sekda Nunukan, Raden Iwan Kurniawan mengatakan, pemerintah tidak menginginkan adanya kejadian karhutla sehingga upaya pencegahan perlu dilakukan bersama.

“Lebih baik kita dalam hal ini bersama-sama melakukan pencegahan terhadap berbagai aktivitas kita yang berpotensi untuk menimbulkan kebakaran hutan,” katanya.

Melalui, edukasi secara berjenjang perlu terus dilakukan agar masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga lingkungan dan mencegah aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

“Mari sama-sama kita menjaga, mengedukasi secara berjenjang tingkat pemerintah untuk memasifkan upaya pencegahan, sehingga aktivitas kita tidak berdampak kepada kebakaran hutan,” pungkasnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
pembukaan lahan karhutla bpbd nunukan