Respon Cepat Warga di Nunukan, Bermodalkan Apar Tangani Gardu PLN yang Terbakar 

Asrullah RT • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 17:35 WIB
PENANGANAN : Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Nunukan saat melakukan penanganan di lapangan.
PENANGANAN : Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Nunukan saat melakukan penanganan di lapangan.

NUNUKAN - Sejumlah warga yang berada di kawasan Jalan RA Kartini, Kecamatan Nunukan Tengah, dibuat panik usai api terlihat keluar dari dalam gardu listrik PLN pada Senin, (14/9) malam. Sebab, api muncul dari gardu PSP 06 yang berada di pinggir jalan. 

Situasi ini langsung mendapatkan perhatian masyarakat dan memicu kekhawatiran. Bagaimana tidak, gardu tersebut berada di kawasan yang cukup ramai. 

Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Nunukan, Wahyudi Kawariyin mengatakan, melihat kondisi tersebut, warga kemudian berinisiatif menghubungi petugas pemadam kebakaran. 

Dan Sambil menunggu petugas tiba, sejumlah warga berusaha melakukan penanganan awal menggunakan alat pemadam api ringan (apar). Alat tersebut diperoleh dari Masjid Al Aziz serta dan apar milik warga bernama Muslimin.

"Dengan upaya tersebut, warga berhasil menghentikan nyala api sebelum berkembang lebih besar," jelasnya. 

Setelah itu, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan memastikan kondisi benar-benar aman. Dan berdasarkan penanganan awal, api diduga muncul akibat adanya gangguan pada trafo listrik.

“Dugaan sementara karena trafo mengalami kelebihan beban. Namun untuk memastikan penyebabnya, tentu perlu pemeriksaan lebih lanjut dari pihak PLN,” jelasnya.

Menurutnya, kondisi gardu setelah api berhasil dipadamkan dalam keadaan aman dan terkendali. Petugas juga memastikan tidak ada lagi api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.

Dan memberikan apresiasi kepada masyarakat atas langkah cepat dalam menggunakan apar ketika melihat api muncul dari gardu. “Yang paling penting masyarakat segera melaporkan kejadian dan melakukan penanganan awal dengan alat yang tersedia. Jangan sampai api dibiarkan membesar,” katanya.

Kemudian, ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang berisiko ketika menghadapi kebakaran yang berkaitan dengan instalasi listrik. "Penanganan harus tetap memperhatikan keselamatan dan menunggu petugas jika kondisi dinilai berbahaya," pungkasnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
gardu pln nunukan apar kebakaran