Produksi di Nunukan Melimpah, Harga Rumput Laut Alami Penurunan di Awal September

Asrullah RT • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 20:13 WIB
MELIMPAH : Ketua Bidang Pemasaran Rumput Laut Perkumpulan Rumput Laut Nusantara (PRLN), Kamaruddin saat melakukan pengecekan kadar air rumput laut yang telah diproses.
MELIMPAH : Ketua Bidang Pemasaran Rumput Laut Perkumpulan Rumput Laut Nusantara (PRLN), Kamaruddin saat melakukan pengecekan kadar air rumput laut yang telah diproses. 

NUNUKAN - Produksi rumput laut yang melimpah saat ini belum sepenuhnya berdampak positif terhadap pendapatan petani. Pasalnya, harga komoditas rumput laut di tingkat petani mengalami penurunan hingga Rp 9 ribu per kilogram.

Ketua Bidang Pemasaran Rumput Laut Perkumpulan Rumput Laut Nusantara (PRLN), Kamaruddin, mengatakan harga rumput laut sebelumnya berada di kisaran Rp 29 ribu hingga Rp 32 ribu per kilogram. Kondisi ini terjadi sejak awal 2026 lalu dan bertahan hingga akhir Agustus 2026.

Namun, perubahan harga terjadi di akhir Agustus 2026. Saat ini harga di tingkat petani di wilayah Mamolo berada pada kisaran Rp 20 ribu hingga Rp 25 ribu per kilogram.

“Produksi rumput laut saat ini sedang melimpah. Namun, terjadi penurunan harga. Sebelumnya sekitar Rp 29 ribu sampai Rp 32 ribu per kilogram, sekarang turun sekitar Rp 9 ribu,” ujar Kamaruddin.

Menurutnya, penurunan harga tidak berlangsung secara drastis. Penurunan terjadi secara perlaham. Mulai di Rp 27, 25 hingga 20 ribu rupiah. Diungkapkan, salah satu faktor yang memengaruhi penurunan harga adalah kualitas rumput laut yang dihasilkan. 

Kondisi rumput laut yang masih lembap hingga basah saat dikirim turut menjadi pertimbangan dalam penentuan harga. “Kualitasnya kurang baik. Selain dalam kondisi lembap, ada juga yang dikirim dalam kondisi basah,” jelasnya.

Karena itu, ia mengajak petani untuk memproses rumput laut terlebih dahulu agar berada di kadar 37 hingga 39. Sehingga, harga jual juga tinggi. Tentunya, situasi ini tentunya akan saling menguntungkan antara petani dan pembeli rumput laut.

Untuk hasil produksi rumput laut Nunukan tujuannya hingga kini masih didominasi ke sejumlah daerah. Seperti Surabaya dan Makassar. "Kualitas hasil panen dan penanganan pascapanen menjadi salah satu faktor penting agar harga jual rumput laut dapat memperoleh harga yang lebih baik," tutupnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
rumput laut nunukan