Nunukan Kirimkan 33 Siswa-siswi Terbaik OMI 2026 Maju ke Tingkat Provinsi

Asrullah RT • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 20:00 WIB
SEMANGAT BERPRESTASI : Peserta didik madrasah di Kabupaten Nunukan mengikuti pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI).
SEMANGAT BERPRESTASI : Peserta didik madrasah di Kabupaten Nunukan mengikuti pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI). 

NUNUKAN - Usai melalui kompetisi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kabupaten Nunukan 2026 terdapat 33 siswa-siswi yang akan melanjutkan kompetisi ke tingkat provinsi. Diketahui kompetisi OMI semula diikuti sebanyak 174 peserta dari jenjang MI, MTs hingga MA/SMA.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nunukan, H. Aliansyah, mengatakan, seleksi OMI tingkat kabupaten mulai 7–9 September 2026. Seleksi berlangsunf di sejumlah lokasi, yakni Madrasah Al Ikhlas Nunukan, Madrasah As'adiyah Sei Nyamuk Sebatik, serta madrasah di wilayah Sei Menggaris.

Dan hasil rekapitulasi, 6 peserta dari jenjang MI dinyatakan lolos. Kemudian, 9 peserta dari jenjang MTs dan 18 peserta dari jenjang MA/SMA dengan capaian terbaik pada sejumlah bidang yang diperlombakan. 

Rinciannya, untuk jenjang MI, bidang yang diikuti  Matematika dan IPAS. Kemudian, MTs terdiri dari Matematika, IPA dan IPS. Sementara pada jenjang MA/SMA, pada bidang Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi dan Geografi.

"Keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses belajar, ketekunan peserta, serta dukungan guru dan orang tua yang terus mendampingi. Selamat kepada anak-anak kita yang telah berhasil meraih prestasi dan lolos ke tingkat provinsi," ucap H. Aliansyah, Minggu (13/9). 

Ia berharap, 33 peserta yang berhasil melanjutkan kompetisi di tingkat provinsi agar menjadikan keberhasilan di tingkat kabupaten sebagai titik akhir. Sebab, tantangan yang akan lebih berat dihadapi pada tingkat provinsi.

“Jangan cepat merasa puas. Jadikan keberhasilan di tingkat kabupaten ini sebagai motivasi untuk terus belajar dan mempersiapkan diri menghadapi tingkat provinsi," pesannya.

Ia juga menantang para siswa untuk menunjukkan bahwa madrasah di wilayah perbatasan juga mampu melahirkan peserta didik yang kompetitif ketika berhadapan dengan siswa dari daerah lain di Kalimantan Utara. “Tunjukkan bahwa siswa madrasah Nunukan mampu bersaing dan berprestasi,” pesannya.

Ia menegaskan, 33 siswa-siswi yang akan bertarung ditingkat provinsi memiliki tugas baru. Sebab, tugasnya saat ini tidak hanya membawa nama madrasah masing-masing, tetapi juga menjadi wakil Kabupaten Nunukan pada OMI tingkat Provinsi Kalimantan Utara.

"Kita berharap anak-anak kita tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik, percaya diri dan mampu membawa nama baik madrasah serta Kabupaten Nunukan," tutupnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
olimpiade madrasah indonesia madrasah perlombaan nunukan pendidikan