Plafon Ambruk di SDN 004 Sebatik Tengah, Sejumlah Kerusakan Bangunan Terungkap

Asrullah RT • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 19:31 WIB
RUSAK : Kondisi ruang kelas 3 SDN 004 Sebatik Tengah mengkhawatirkan usai plafon ambruk. 
RUSAK : Kondisi ruang kelas 3 SDN 004 Sebatik Tengah mengkhawatirkan usai plafon ambruk. 

NUNUKAN — Plafon ruang kelas belajar (RKB) di SD Negeri 004 Sebatik Tengah, ambruk pada Sabtu (5/9) sekitar pukul 06.45 WITA. Beruntung, kejadian tersebut terjadi disaat hari libur dan tidak aktivitas skegiatan belajar mengajar.

Kejadian itu dibenarkan Kepala SD Negeri 004 Sebatik Tengah, Sittiara Razak. Pihak sekolah mengetahui waktu ambruk setelah memeriksa rekaman CCTV.

Guru SDN 004 Sebatik Tengah, Muhammad Muslim, mengatakan rekaman CCTV menunjukkan plafon ruang kelas 3 runtuh pada Minggu, (6/9) pagi. “Setelah diperiksa melalui CCTV, ternyata ruang kelas 3 sudah ambruk di bagian dalam,” ucap Muslim.

Menurutnya, sebelum kejadian terdapat sejumlah kerusakan pada bangunan. Seperti, kebocoran di ruang kelas 3 dan kelas 6 yang kerap terjadi saat hujan deras.  Kemudian, pada bagian plafon di sekitar dapur dan toilet guru juga pernah mengalami kerusakan dan telah melalui perbaikan.

Ia menegaskan, kondisi tersebut telah disampaikan kepada dinas terkait. Dan telah berupaya menyiapkan anggaran perbaikan melalui dana BOS. Namun, perbaikan terkendala karena sulit menemukan pekerja yang berani naik ke bagian atas plafon akibat kondisi rangka yang dinilai mengkhawatirkan.

"Selain kebocoran, juga ditemukan pintu yang mulai bergeser, sambungan plafon yang terpisah, serta sejumlah bagian yang mengalami keretakan," jelasnya. 

Meski demikian, pihak sekolah belum dapat memastikan apakah kerusakan tersebut berkaitan dengan kualitas konstruksi. Hingga kini, belum ada pemeriksaan teknis menyeluruh oleh tenaga ahli konstruksi.

“Kalau kami guru, kami tidak tahu masalah arsitek pembangunan itu, kualitas pembangunannya seperti apa,” bebernya.

Diungkapkan, bangunan tersebut dikerjakan pada 2023 lalu. Dan, pihaknya berharap pemerintah daerah melalui instansi teknis segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap bangunan. Mulai dari atap, plafon, dinding dan bagian struktur lainnya.

Ruang kelas 3 direncanakan kembali digunakan setelah bagian plafon yang ambruk dibuka dan ditangani sementara. Namun, penggunaan kembali ruang tersebut perlu mempertimbangkan aspek keselamatan siswa dan guru. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
sekolah nunukan sekolah rusak Plafon ambruk