KIPI Mulai Dorong Sumber Pertumbuhan Baru Ekonomi Kaltara

Zakaria RT • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 17:52 WIB
PUSAT EKONOMI : Kalimantan Industrial Park Indonesia (KIPI) merupakan salah satu PSN yang hadir di Kaltara. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN
PUSAT EKONOMI : Kalimantan Industrial Park Indonesia (KIPI) merupakan salah satu PSN yang hadir di Kaltara. Dok

TARAKAN - Peta pertumbuhan ekonomi Kalimantan Utara (Kaltara) mulai bergerak mengikuti perkembangan industri di kawasan strategis. Aktivitas hilirisasi yang terus berkembang dinilai membuka ruang bagi daerah untuk memiliki sumber pertumbuhan ekonomi yang semakin beragam, tidak hanya mengandalkan komoditas yang selama ini menjadi penopang utama.

Salah satu perkembangan yang mulai mendapat perhatian adalah produksi aluminium di kawasan Kalimantan Industrial Park Indonesia (KIPI). Komoditas tersebut diproyeksikan dapat memberikan tambahan kontribusi terhadap sektor industri pengolahan sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi Kaltara ke depan.

Saat dikonfirmasi, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kaltara, Agus Taufik mengatakan, prospek ekonomi daerah masih cukup positif. Perkembangan kawasan industri menjadi salah satu faktor yang diharapkan mampu menjaga momentum pertumbuhan, terutama melalui peningkatan aktivitas produksi dan investasi.

“Ekonomi Kaltara tetap tumbuh tinggi pada triwulan II 2026, yaitu 4,96 persen (yoy), terutama didorong oleh Lapangan Usaha Industri Pengolahan yang tumbuh 28,06 persen (yoy),” katanya, Kamis (3/9).

Dikatakannya, pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin besarnya peran industri pengolahan dalam struktur perekonomian Kaltara. Sektor ini bahkan mencatat pertumbuhan jauh lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi daerah secara keseluruhan.

Menurutnya, peningkatan kinerja industri pengolahan antara lain berkaitan dengan bertambahnya hasil produksi kayu serta mulai masuknya komoditas aluminium dari tenant yang beroperasi di kawasan KIPI.

"Masuknya aluminium menjadi perkembangan yang dinilai penting karena memberikan tambahan jenis komoditas hasil industri di Kaltara. Jika produksi terus meningkat, kontribusi komoditas tersebut terhadap pertumbuhan ekonomi daerah juga berpotensi semakin besar," tuturnya.

“Ke depan, ekonomi Kaltara akan tumbuh lebih tinggi sejalan dengan meningkatnya produksi aluminium. Perkembangan industri di KIPI tidak hanya akan memberikan dampak terhadap angka pertumbuhan ekonomi. Aktivitas industri dengan skala besar juga membutuhkan berbagai sektor pendukung, mulai dari transportasi, logistik, perdagangan hingga jasa," ulasnya. (zac)

Editor : Januriansyah RT
bank indonesia kaltara kipi