Kabut Asap Mengancam Kesehatan, Polres Nunukan Berikan Layanan Pengobatan Gratis

Asrullah RT • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 19:19 WIB
PELAYANAN : Kapolres Nunukan AKBP Ruslaeni bersama jajaran turun langsung membagikan masker dan vitamin ke masyarakat, Selasa (1/9). 
PELAYANAN : Kapolres Nunukan AKBP Ruslaeni bersama jajaran turun langsung membagikan masker dan vitamin ke masyarakat, Selasa (1/9). 

NUNUKAN - Kabut asap yang menyelimuti wilayah Nunukan sejak Minggu (30/8) mulai menimbulkan kekhawatiran terhadap kesehatan masyarakat. Di tengah kondisi tersebut, Polres Nunukan turun memberikan layanan kesehatan gratis kepada masyarakat. 

Kapolres Nunukan, AKBP Ruslaeni mengatakan, melalui Klinik Polres Nunukan, masyarakat mendapat pemeriksaan kesehatan dan pengobatan tanpa dipungut biaya. Kemudian, personelnya juga turun ke lapangan membagikan vitamin serta masker.

"Upaya ini bertujuan mengurangi risiko paparan asap dan partikel debu yang dapat mengganggu saluran pernapasan," ucap Kapolres Nunukan, AKBP Ruslaeni usai membagikan masker dan vitamin secara gratis, Selasa (1/9). 

Dijelaskan, upaya yang dilakukan sebagai respons terhadap kondisi kualitas udara yang terdampak sebaran asap karhutla. Sebab, paparan asap dalam kondisi berkepanjangan dapat mengganggu kesehatan, terutama bagi kelompok rentan. Seperti anak-anak, lanjut usia, serta warga yang memiliki gangguan pernapasan.

"Pelayanan kesehatan tersebut merupakan langkah preventif untuk membantu masyarakat menghadapi potensi dampak kesehatan akibat kabut asap," jelasnya. 

Ia menegaskan, kehadiran kepolisian tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan. Tetapi juga membantu masyarakat menghadapi kondisi yang berpotensi mengganggu keselamatan dan kesehatan.

Dan selain memberikan pelayanan kesehatan, Polres Nunukan mengingatkan masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi asap memburuk. Penggunaan masker juga dianjurkan, terutama saat harus beraktivitas di luar rumah.

"Masyarakat juga berperan dalam mencegah meluasnya karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah secara sembarangan. Jika menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran segera laporankan," pungkasnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
karhutla kabut asap nunukan pengobatan gratis