NUNUKAN - Warga dikejutkan dengan penemuan jasad bayi perempuan yang ditemukan dalam sebuah tas berwarna hitam di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di kawasan perbatasan Desa Padaidi dan Desa Sungai Manurung, Kecamatan Sebatik, Minggu (23/8) sore.
Kapolsek Sebatik, Iptu Didik Triastoro mengatakan, jasad bayi tersebut pertama kali ditemukan seorang warga bernama Millang, yang sehari-hari bekerja sebagai petani, sekitar pukul 17.41 WITA.
Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula ketika Millang melintas di kawasan tersebut sekitar pukul 17.30 WITA. Saat berada di lokasi, ia berhenti di pinggir jalan karena hendak buang air kecil.
Ketika berada di sekitar lokasi, Millang mencium bau busuk yang cukup menyengat. Ia kemudian mencari sumber bau tersebut dan melihat sebuah tas berwarna hitam yang berada tidak jauh dari tempatnya berhenti.
"Merasa curiga, Millang mendekati tas tersebut. Tas itu terlihat dipenuhi lalat dan mengeluarkan bau tidak sedap. Millang kemudian membuka tas menggunakan kakinya. Saat tas terbuka, saksi mendapati jasad bayi di dalamnya. Kondisi jasad bayi telah mengeluarkan bau menyengat," ucap Iptu Didik Triastoro.
Melihat penemuan tersebut, Millang kemudian meminta bantuan kepada sejumlah pengendara yang melintas di lokasi. Ia selanjutnya menghubungi anggota Polsek Sebatik Timur untuk melaporkan penemuan jasad bayi tersebut.
Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polsek Sebatik Timur kemudian mendatangi lokasi dan melakukan penanganan. Kemudian, sekitar pukul 18.35 WITA, jasad bayi dibawa ke Rumah Sakit Umum Sebatik untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
"Pemeriksaan visum dilakukan dokter. Berdasarkan identifikasi awal, bayi yang ditemukan tersebut berjenis kelamin perempuan," jelasnya.
Usai proses pemeriksaan selesai, jasad bayi rencananya dimakamkan di pemakaman Desa Padaidi. Jasad bayi kemudian diserahkan kepada Kepala Desa Padaidi, Abigurdi, untuk proses pemakaman. "Pihak kepolisian masih melakukan penanganan dan penyelidikan lebih lanjut terkait penemuan jasad bayi tersebut untuk mengetahui identitas serta pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa itu," tutupnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT