Wilayah Kampung Baru Selisun Direncanakan Jadi Kampung Hortikultura 

Asrullah RT • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:02 WIB
KESEJAHTERAAN : Bupati Nunukan H. Irwan Sabri bersama Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Nunukan, Masniadi saat panen perdana semangka dan jagung manis garapan Kelompok Tani Harapan Sejahtera di Kampung Baru. PEMKAB NUNUKAN
KESEJAHTERAAN : Bupati Nunukan H. Irwan Sabri bersama Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Nunukan, Masniadi saat panen perdana semangka dan jagung manis garapan Kelompok Tani Harapan Sejahtera di Kampung Baru. PEMKAB NUNUKAN

NUNUKAN - Panen perdana hortikultura berupa semangka dan jagung manis dilaksanakan Kelompok Tani Harapan Sejahtera di Kampung Baru, Kelurahan Selisun. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mendorong pengembangan sektor pertanian hortikultura. 

Bupati Nunukan H. Irwan Sabri mengatakan, panen perdana hortikultura menegaskan mendorong pengembangan sektor pertanian hortikultura. Saat melihat langsung lokasi pertanian, dengan potensi yang ada, kawasan tersebut direncanakan menjadi Kampung Hortikultura di wilayah Kampung Baru Selisun.

Karena itu, ia mengapresiasi Kelompok Tani Harapan Sejahtera, khususnya Alimuddin bersama seluruh anggota kelompok tani yang terus berupaya mengembangkan sektor pertanian. Hasil panen yang diperoleh menjadi bukti potensi lahan pertanian di wilayah Selisun memiliki prospek untuk terus dikembangkan. 

Ia berpesan kegiatan pertanian ini tidak berhenti pada panen perdana. Tetapi menjadi awal dari peningkatan produksi dan kualitas pertanian secara berkelanjutan. “Kita ingin pertanian hortikultura semakin maju, produksinya meningkat, kualitasnya semakin baik, dan tentu hasilnya dapat meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan petani,” harapnya.

Baginya, kawasan pertanian di Kampung Baru Selisun cukup strategis untuk dikembangkan sebagai Kampung Hortikultura. Dengan luas lahan sekitar 13 hektare dan kondisi tanaman yang dinilai baik, kawasan tersebut memiliki potensi untuk menjadi sentra produksi hortikultura di wilayah Nunukan.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung para petani melalui berbagai program, termasuk bantuan pupuk dan dukungan lainnya sesuai kebutuhan sektor pertanian.

Sementara, terkait pemasaran hasil pertanian, ia meminta agar produksi petani terlebih dahulu dapat memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Nunukan. Apabila kebutuhan lokal telah terpenuhi, hasil produksi selanjutnya dapat dipasarkan ke luar daerah.

“Penuhi dulu kebutuhan masyarakat di Kabupaten Nunukan. Kalau sudah terpenuhi, selebihnya boleh dijual keluar Nunukan. Hasil panen para petani ini sangat laku dan selalu ditunggu oleh pembeli,” tutupnya. (adv/akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
kampung hortikultura hortikultura nunukan