NUNUKAN - Stand Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) saat peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, di area parkir Lapangan Aji Kuning, Desa Mansalong, Kecamatan Lumbis, mendapatkan perhatian Wakil Bupati Nunukan, Hermanus bersama istri yang juga Wakil Ketua TP PKK Nunukan, Susanti.
Ia didampingi sang istri berkeliling melihat secara langsung berbagai produk unggulan yang dipamerkan para pelaku UMKM. Tidak hanya melihat, keduanya juga berbelanja sejumlah produk kerajinan dan makanan olahan yang dipamerkan di stand UMKM.
Beragam produk kerajinan khas daerah tampak menghiasi stand, mulai dari anyaman, kain bermotif khas daerah, hingga berbagai aksesori berbahan manik-manik. Produk-produk tersebut menjadi gambaran kreativitas masyarakat sekaligus potensi ekonomi lokal yang terus dikembangkan.
"Sangat mengapresiasi kreativitas dan semangat para pelaku UMKM dalam menghasilkan berbagai karya yang memiliki nilai budaya sekaligus nilai ekonomi," ucap Hermanus.
Dijelaskan, salah satu tantangan yang masih dihadapi para pengrajin adalah proses produksi yang sebagian besar masih dilakukan secara manual. Kondisi tersebut membuat proses pengerjaan membutuhkan waktu cukup lama dan berdampak pada harga produk yang relatif lebih tinggi dibandingkan produk sejenis di pasaran.
“Untuk saat ini hasil kerajinan masih dikerjakan secara manual, sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menghasilkan satu produk. Akibatnya, harga juga terbilang lebih tinggi dari pasaran,” jelasnya.
Ia mengatakan, Pemkab Nunukan akan berupaya memberikan dukungan kepada para pengrajin. Salah satunya melalui pengadaan peralatan atau mesin yang dapat membantu mempercepat dan mempermudah proses produksi.
“Pemkab Nunukan akan berusaha mengalokasikan anggaran untuk membantu pengadaan mesin yang dapat mempermudah para pengrajin dalam proses pembuatan karya-karya mereka,” jelasnya.
Ia berharap dukungan tersebut nantinya dapat meningkatkan kapasitas produksi, mempercepat waktu pengerjaan, sekaligus meningkatkan daya saing produk UMKM lokal. Dengan demikian, produk kerajinan masyarakat tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pasar lokal, tetapi juga memiliki peluang untuk dipasarkan lebih luas.
"Ini merupakan dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan UMKM sebagai salah satu penggerak perekonomian masyarakat serta upaya menjaga dan melestarikan berbagai produk kerajinan dan budaya khas Kabupaten Nunukan," pungkasnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT