Kompor Lupa Dipadamkan, Rumah di Sebatik Nyaris Terbakar

Asrullah RT • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:14 WIB
NYARIS : Kondisi dapur rumah milik Hj. Tenni di Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Sebatik Timur, nyaris terbakar pada, Senin (17/8) malam.
NYARIS : Kondisi dapur rumah milik Hj. Tenni di Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Sebatik Timur, nyaris terbakar pada, Senin (17/8) malam.

NUNUKAN - Sebuah rumah di Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Sebatik Timur, nyaris terbakar pada, Senin (17/8) malam. Ini dikarenakan pemilik rumah Hj. Tenni lupa memadamkan kompor saat tengah menggoreng ikan. 

Sebelum kejadian, pemilik rumah diketahui tengah asyik berkomunikasi saat menerima panggilan telpon dan lupa mematikan kompor. Api sempat merembet dan membakar bagian dinding dapur yang terbuat dari papan. Beruntung, kobaran api lebih cepat diketahui. Saat kejadian aksi cepat warga sekitar bersama petugas pemadam kebakaran langsung melakukan penanganan.

Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Nunukan, Wahyudi Kawariyin mengatakan, kejadian tersebut menjadi peringatan bahwa kelalaian kecil saat menggunakan kompor dapat memicu kebakaran dan menimbulkan kerugian lebih besar.

“Awalnya kompor digunakan untuk menggoreng ikan, kemudian pemilik rumah menerima telepon dan lupa mematikannya. Sehingga, dinding dapur yang terbuat dari kayu terbakar,” ucap Wahyudi Kawariyin, Selasa (18/8).

Karena itu, pihaknya mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh aktivitas memasak. Baginya, kelalaian dapat berimbas fatal dan merugikan. Apalagi, ketika bahan bangunan yang mudah terbakar seperti kayu.

“Kami mengimbau masyarakat jangan meninggalkan kompor dalam kondisi menyala, meskipun hanya sebentar. Pastikan kompor benar-benar dimatikan setelah selesai digunakan,” pesannya.

Baginya, respons cepat warga sekitar dan petugas menjadi faktor penting saat terjadi musibah. Dengan penanganan cepat dapat meminimalisir api tidak sampai menjalar ke bagian rumah lainnya. 

“Kebakaran sering kali berawal dari hal sederhana yang dianggap sepele. Kejadian tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa," tutupnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
nunukan kebakaran sebatik