Tinjau Langsung Kerusakan Jalan di Krayan, Bupati : Perbaikan Sementara di Lima Titik 

Asrullah RT • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:19 WIB
PEMANTAUAN : Bupati Nunukan H. Irwan Sabri saat melihat kondisi jalan rusak di Kecamatan Krayan Selatan. 
PEMANTAUAN : Bupati Nunukan H. Irwan Sabri saat melihat kondisi jalan rusak di Kecamatan Krayan Selatan. 

NUNUKAN - Penanganan jalan yang rusak di wilayah Kecamatan Krayan Selatan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan. Sebab, akses jalan tersebut menjadi urat nadi mobilisasi orang dan barang di wilayah penghasil beras Adan ini. 

Bagi masyarakat, jalan bukan sekadar bentangan aspal dan tanah, melainkan akses yang menghubungkan aktivitas, perekonomian, pelayanan publik, dan masa depan.

Bupati Nunukan H. Irwan Sabri yang turun langsung menyampaikan, bahwa Pemkab Nunukan akan melakukan penanganan sementara pada lima titik jalan yang mengalami kerusakan.

“Ada lima titik yang akan kita perbaiki sementara oleh pemerintah daerah, yaitu perbaikan badan jalan. Kemudian kita membuat parit umum. Ini kemarin semua lumpur sehingga masyarakat kita terputus aksesnya,” ucap H. Irwan Sabri. 

Dijelaskan, penanganan sementara ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar satu minggu ke depan. Kemudian, pemerintah daerah juga akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara untuk penanganan kerusakan jalan secara lebih menyeluruh.

“Mudah-mudahan dalam waktu satu minggu ke depan ini akan selesai yang akan diintervensi oleh pemerintah daerah. Selanjutnya, kami berharap pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten nanti melakukan rapat koordinasi antara PU, BPBD daerah dan provinsi. Harapan kita bisa diakomodir dan dilaksanakan kegiatan sebanyak 13 titik ruas jalan,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Nunukan, Rian Antoni, mengapresiasi langkah Pemkab Nunukan yang turun langsung melihat kondisi infrastruktur di lapangan. Menurutnya, kerusakan jalan yang menjadi perhatian publik beberapa waktu terakhir merupakan gambaran nyata persoalan yang dihadapi masyarakat di wilayah Krayan.

“Kami mengapresiasi pemerintah daerah yang mau dan rela, dengan hati yang tulus, datang melihat titik jalan rusak yang viral beberapa waktu ini. Ini merupakan kondisi riil yang dihadapi masyarakat kita,” bebernya.

Ia berharap Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara juga dapat melihat secara langsung persoalan yang dihadapi masyarakat Krayan. Menurutnya, langkah Pemkab Nunukan yang telah mengalokasikan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) melalui BPBD untuk mengintervensi kondisi tersebut patut diapresiasi.

“Kami berharap pemerintah provinsi bisa juga melihat secara langsung persoalan yang dihadapi masyarakat Krayan. Pemerintah kabupaten sudah menganggarkan dana BTT melalui BPBD untuk mengintervensi kondisi ini,” katanya.

Rian juga berharap penanganan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Nunukan dapat menjadi dorongan bagi pemerintah provinsi, bahkan pemerintah pusat, untuk memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan.

“Kita juga berharap apa yang sudah dilakukan pemerintah kabupaten ini bisa menggugah pemerintah provinsi dan bahkan pemerintah pusat untuk lebih peduli kepada warga di perbatasan, khususnya daerah Krayan Raya,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Ketua Adat Desa Long Tugul, Yakup Galung, turut menyampaikan harapannya agar pemerintah memberikan perhatian serius terhadap berbagai keluhan masyarakat, khususnya terkait kondisi infrastruktur yang sangat dibutuhkan warga.  

“Harapan kami, keluhan masyarakat dapat segera diperhatikan dan dikerjakan, sehingga masyarakat bisa merasakan langsung manfaat dari hasil pembangunan,” pungkasnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
nunukan krayan jalan rusak