NUNUKAN - Musibah kebakaran terjadi RT 007, Sei Mengaku, Nunukan Selatan, Kamis (13/8) sore. Akibatnya, sebuah rumah panggung kayu berukuran sekitar 6×10 meter itu ludes dilalap api. Bahkan, dilaporkan seorang perempuan berusia 50 tahun bernama Hasna tewas dalam peristiwa tersebut.
Plt. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Nunukan, Wahyudi Kawariyin mengatakan, setelah mendapat laporan personelnya langsung diterjunkan ke lokasi kejadian. Namun, lokasi yang sangat jauh membuat petugas dan armada terlambat tiba di lokasi.
“Respon time kami 15 menit, itu normalnya. Tapi kejadian ini lokasinya sangat jauh. Jadi kami tiba tinggal penindingan, api sudah habis memakan rumah,” ucap Wahyudi.
Dijelaskan, material bangunan yang didominasi kayu membuat api sangat cepat melahap rumah. Kemudian, kondisi cuaca yang panas saat kejadian turut mempercepat kobaran api. “Rumah kayu ukuran 6×10. Cepat sekali, ditambah cuaca panas tadi,” jelasnya.
Kemudian, berdasarkan pantauan di lapangan, satu orang menjadi korban dalam kebakaran tersebut, yakni Hasna. Korban ditemukan setelah rumah dalam kondisi terbakar. “Satu orang saja, Ibu Hasna, 50 tahun, tewas terbakar. Dia sakit stroke dan tidak bisa berjalan,” singkatnya.
Berdasarkan keterangan Riska (30) anak korban. Rumah tersebut dihuni bersama sejumlah keluarganya. Dan saat kejadian, sejumlah anggota keluarga korban tidak berada di rumah.
“Yang melapor Riska, 30 tahun. Yang tinggal di rumah banyak keluarganya. Mereka memang ada di wilayah disitu dan rata-rata bekerja sebagai pengikat rumput laut," jelas Wahyudi.
Hingga saat ini, pihaknya masih menunggu informasi lengkap dari personelnya di lapangan guna memastikan kronologi kejadian serta penyebab kebakaran. "Informasi detailnya saya masih menunggu dari anggota di lapangan,” tutupnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT