Peringatan HAN di Nunukan melalui Fantastic Bocil Run, Latih Mental dan Kebiasaan Hidup Sehat Sejak Dini 

Asrullah RT • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 14:12 WIB
BOCIL RUN : Pelepasan peserta yang mengikuti Fantastic Bocil Run Volume 1 ini diikuti sebanyak 139 anak pada kategori PAUD (usia 4–6 tahun) dan kategori SD (usia 6–8 tahun). PEMKAB NUNUKAN
BOCIL RUN : Pelepasan peserta yang mengikuti Fantastic Bocil Run Volume 1 ini diikuti sebanyak 139 anak pada kategori PAUD (usia 4–6 tahun) dan kategori SD (usia 6–8 tahun). PEMKAB NUNUKAN

​NUNUKAN - Bunda PAUD Nunukan menggelar 'Fantastic Bocil Run Volume 1' dalam momentum peringatan Hari Anak Nasional (HAN). Kegiatan ini disambut antusias masyarakat Kabupaten Nunukan. Buktinya partisipasi anak-anak yang penuh ceria berlari didampingi para orang tua hingga mencapai garis finish.

​Kegiatan yang diinisiasi Bunda PAUD Kecamatan Nunukan berkolaborasi dengan Forum Komunikasi Kecamatan Sehat dan Pemerintah Kecamatan Nunukan. Total sebanyak 139 anak ambil bagian. Dengan dua kategori, yakni kategori PAUD (usia 4–6 tahun) dan kategori SD (usia 6–8 tahun).

Bunda PAUD Kabupaten Nunukan Andi Annisa Muthia Irwan juga menyapa seluruh anak-anak memberikan dorongan semangat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para peserta. Baginya, kegiatan ini untuk ​melatih mental dan mengobarkan semangat sportivitas kepada anak anak.

​"Mari kita jadikan olahraga sebagai kebiasaan, sebagai rutinitas setiap hari. Olahraga tidak harus mahal, yang penting badan bisa bergerak, berkeringat, dan bisa beraktivitas bersama keluarga," ucap Andi Annisa Muthia Irwan.

Selain itu, ia juga menyampaikan pesan penyemangat sekaligus mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan mendukung tumbuh kembang anak.

​"Berlarilah dengan penuh semangat dan percaya diri. Kalian semua adalah juara! Tetap semangat sampai garis finish, ya. Selamat Hari Anak Nasional, sayangi anak, lindungi, dan bangun masa depan," pesannya.

Senada yang disampaikan Plt. Kadis Pendidikan Erlina menegaskan bahwa kemenangan bukanlah tujuan utama. Yang terpenting adalah proses melatih keberanian anak-anak untuk tampil dan bersosialisasi dengan teman-teman baru.

​"Menang atau kalah tidak masalah. Yang paling penting adalah lomba ini untuk melatih mental dan keberanian untuk ikut lomba. Selain itu, anak-anak sekalian bisa bertemu dengan banyak teman dari berbagai sekolah sehingga bisa menambah teman dan sahabat," ujatnya di hadapan para peserta.

​Erlina juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anak yang hadir, Disebutnya anak anak semua yang hadir   sebagai "juara" karena telah bersemangat bangun pagi dan memulai hari dengan aktivitas yang sehat.

​Tidak lupa juga, Erlina mengajak untuk menerapkan pola hidup sehat juga ditujukan kepada seluruh keluarga yang hadir. Masyarakat diimbau untuk menjadikan olahraga sebagai rutinitas harian yang menyenangkan dan terjangkau.

​"Mari kita jadikan olahraga sebagai kebiasaan, sebagai rutinitas setiap hari. Olahraga tidak harus mahal, yang penting badan bisa bergerak, berkeringat, dan bisa beraktivitas bersama keluarga," tambahnya

Senada yang disampaikan Ketua Pelaksana Nur Hijrah Putri menyebut bahwa ajang ini bukan sekadar mengejar siapa yang tercepat mencapai garis finish, melainkan wadah edukatif untuk melatih keberanian, mental pantang menyerah, serta kepercayaan diri anak-anak.

​"Yang paling penting adalah lomba ini untuk melatih mental dan keberanian untuk ikut serta. Menang atau kalah tidak masalah. Semua anak-anak yang berdiri di garis start hari ini adalah juara karena sudah berusaha bangun pagi dan bersemangat untuk hidup lebih sehat," tutupnya. (adv/akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
HAN hari anak nasional nunukan