NUNUKAN - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Nunukan menggelar Rapat Forum Konsultasi Publik (FKP). Ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik dan menjaring aspirasi dari berbagai pemangku kepentingan.
Kepala Dinsos P3A, Faridah Aryani mengatakan, FKP yang dilakukan melibatkan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, tokoh masyarakat, serta berbagai instansi lintas sektor. Sebab, keterlibatan masyarakat dan stakeholder dalam forum ini sangat penting.
"Masukan dan saran dari para peserta akan menjadi bahan evaluasi utama untuk membenahi serta mengoptimalkan layanan yang ada," ucap Faridah Aryani.
Dijelaskan, FKP ini merupakan wadah komunikasi dua arah antara penyelenggara pelayanan dengan masyarakat. Sehingga, pihaknya ingin memastikan bahwa seluruh program kerja serta standar pelayanan sosial, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak yang dijalankan benar-benar tepat sasaran dan menjawab kebutuhan warga.
Sementara, Sekretaris Dinsos P3A, Fadli, menegaskan komitmen Dinsos P3A untuk terus bersikap terbuka terhadap kritik dan masukan yang membangun demi mewujudkan transparansi serta akuntabilitas kinerja pelayanan instansi.
Melalui diskusi yang interaktif, para peserta rapat memberikan beragam masukan strategis terkait peningkatan aksesibilitas bantuan sosial, penguatan program pemberdayaan, hingga optimalisasi penanganan serta perlindungan perempuan dan anak.
"Dengan digelarnya Forum Konsultasi Publik ini, Dinsos P3A berharap dapat merumuskan kebijakan pelayanan publik yang lebih inklusif, responsif, dan mampu memberikan kepuasan optimal bagi seluruh lapisan masyarakat," tutupnya. (adv/akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT