Kanwil Ditjen Imigrasi Kaltim Hadirkan Pelayanan Sosial dan Kesehatan bagi Warga Perbatasan

Asrullah RT • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 14:04 WIB
PELAYANAN : Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Timur, Nurudin memantau pelayanan kesehatan gratis yang diberikan ke masyarakat. 
PELAYANAN : Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Timur, Nurudin memantau pelayanan kesehatan gratis yang diberikan ke masyarakat. 

NUNUKAN – Direktorat Jenderal Imigrasi melalui Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Timur melaksanakan Layanan Kesehatan Gratis bagi masyarakat di Pulau Sebatik, pada Rabu (29/7). Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sebatik ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian Dirjen Imigrasi terhadap masyarakat di wilayah perbatasan.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Timur, Nurudin mengatakan, Imigrasi tidak  hanya  menjalankan fungsi keimigrasian saja. Tetapi, Imigrasi  juga  hadir  sebagai  bagian  dari pemerintah yang berkomitmen mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pelayanan sosial dan kesehatan yang dapat dirasakan secara langsung.

"Ini merupakan wujud nyata komitmen Direktorat Jenderal Imigrasi untuk terus hadir di tengah masyarakat. Sebab, pelayanan publik tidak hanya diwujudkan melalui pelayanan keimigrasian yang cepat dan profesional. Tetapi juga melalui kepedulian sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat," ucap Nurudin.

Dijelaskan, wilayah perbatasan memiliki posisi yang sangat strategis. Sehingga, membutuhkan perhatian bersama. Baik dari aspek pelayanan, kesehatan, maupun kesejahteraan masyarakat.

Dan bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas  layanan kesehatan di wilayah perbatasan, pihaknya secara simbolis menyerahkan bantuan obat-obatan  ke Puskesmas Desa Binaan Imigrasi. Penyerahan ini diharapkan dapat mendukung ketersediaan fasilitas kesehatan sekaligus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang berada di wilayah perbatasan. 

"Bantuan sosial juga diserahkan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian Direktorat Jenderal Imigrasi dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya yang berada di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia," tegasnya.

Selain itu, kunjungan ke Sebatik bersama Analis Keimigrasian Ahli Utama M. Adnan, Plt. Kepala Bagian Umum dan BMN, para Kepala Unit Pelaksana Teknis Imigrasi se-Kalimantan Timur, Kepala Rumah Detensi Imigrasi Balikpapan, dimanfaatkan untuk meninjau langsung terhadap sarana dan prasarana di PLBN Sebatik serta Unit Layanan Paspor (ULP) Sebatik. 

"Peninjauan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan keimigrasian agar masyarakat perbatasan dapat memperoleh layanan yang semakin mudah, cepat, dan berkualitas," harapnya.

Ia menegaskan, keikutsertaan aktif Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan menjadi wujud komitmen untuk  terus mendukung program-program Direktorat Jenderal Imigrasi yang berorientasi pada pelayanan masyarakat. Dan sebagai garda terdepan pelayanan keimigrasian di wilayah perbatasan, Imigrasi Nunukan tidak hanya menjalankan fungsi pemeriksaan dan pengawasan keimigrasian, tetapi juga terus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui  berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata.  

"Pendekatan yang humanis ini diharapkan mampu  memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap  pelayanan Imigrasi sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan warga di perbatasan," pesannya.

Untuk diketahui, berdasarkan hasil pelaksanaan, sebanyak 250 orang memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Selain itu, Direktorat Jenderal Imigrasi menyalurkan 250 paket bantuan sosial kepada masyarakat serta 20 paket bantuan sosial tambahan kepada Desa Binaan Imigrasi Aji Kuning sebagai bentuk dukungan terhadap program pembinaan masyarakat di wilayah perbatasan. 

Capaian ini menunjukkan bahwa kolaborasi antarinstansi mampu menghadirkan manfaat yang nyata dan dirasakan langsung masyarakat. Melalui layanan kesehatan dan bakti sosial, Direktorat Jenderal Imigrasi bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Timur dan Kantor Imigrasi Kelas II TPI  Nunukan  menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, dan berdampak bagi masyarakat.

"Dengan sinergi yang terus terjalin antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, diharapkan kualitas pelayanan publik di wilayah perbatasan akan semakin baik. Sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat, sejahtera, serta perbatasan yang aman dan berdaya," tutupnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
pelayanan sosial perbatasan nunukan pelayanan kesehatan imigrasi