Usai Mediasi dengan Pemilik, Damkar Nunukan Lepasliarkan Monyet ke Hutan Mangrove Usai Meresahkan 

Asrullah RT • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 21:38 WIB
DIAMANKAN : Tim rescue, Damkar Nunukan saat mengevakuasi monyet dari lingkungan warga ke kawasan hutan mangrove yang berlokasi di Sei Fatimah.
DIAMANKAN : Tim rescue, Damkar Nunukan saat mengevakuasi monyet dari lingkungan warga ke kawasan hutan mangrove yang berlokasi di Sei Fatimah.

NUNUKAN - Tim rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Nunukan melakukan evakuasi terhadap seekor monyet. Ini dilakukan usai monyet peliharaan meresahkan warga di wilayah Pasar Baru, RT 05, Kelurahan Nunukan Timur.

Danru Tim Rescue, Damkar Nunukan, Langkat menceritakan evakuasi dilakukan setelah menerima laporan dari warga bernama Hj. Mardiana (57), sekira pukul 19.10 WITA, Sabtu (18/7). Pelapor menyampaikan keluhan bahwa monyet tersebut sering lepas dari kandang dan mengejar warga yang melintas. 

"Merespon laporan tersebut, tim rescue langsung bergerak ke lokasi pukul 19.15 WITA dan tiba di lokasi peristiwa," ucap Danru Tim Rescue, Langkat. 

Dijelaskan, saat proses evakuasi monyet akan dimulai, petugas mendapat informasi dari Fahmi bahwa monyet tersebut merupakan hewan peliharaannya. Bahkan, setiap hari monyet tersebut diberi makan.  "Pemilik sempat merasa tersinggung karena tidak ada konfirmasi terlebih dahulu. Kami melakukan pendekatan persuasif dan berdiskusi dengan Ibu Fahmi serta pelapor. Alhamdulillah tercapai kesepakatan bahwa monyet tersebut akan dipindahkan ke habitat yang lebih aman," jelasnya. 

Ia menegaskan, monyet yang tergolong primata tersebut akhirnya berhasil diamankan tim rescue damkar. Selanjutnya akan ditempatkan atau dilepaskan di kawasan hutan mangrove yang berlokasi di Sei Fatimah.

Dan sebelum melepasliarkan, tim rescue damkar terlebih dahulu berkoordinasi dengan Kepala Desa setempat di Sei Fatimah. Setelah mendapat izin, monyet tersebut akhirnya dilepaskan di kawasan hutan mangrove Sei Fatimah.

"Proses evakuasi dan pelepasan monyet berlangsung lancar sesuai rencana. Tim rescue damkar mengimbau masyarakat agar tidak memelihara satwa liar yang berpotensi membahayakan dan mengganggu kenyamanan lingkungan. Jika menemukan hewan liar atau berbahaya, segera laporkan agar segra ditangani petugas," pungkasnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
satwa liar nunukan damkar