NUNUKAN - Kecelakaan lalu lintas terjadi di persimpangan Sembakung menuju Gunung Atap, Desa Atap, Kecamatan Sembakung, pada Jumat (17/7). Akibatnya, arus lalu lintas sempat terganggu lantaran badan truk menutup sebagian besar ruas jalan.
Truk pengangkut ekskavator itu terbalik dan menutupi ruas jalan penghubung antar Kecamatan Sembakung dengan sejumlah kecamatan wilayah empat. Sementara, ruas jalan tersebut merupakan satu-satunya akses darat yang menghubungkan antar kecamatan.
"Kecelakaan ini berdampak pada mobilitas masyarakat dan distribusi barang," ucap Camat Sembakung, Santi Widayat.
Dijelaskan, berdasarkan informasi di lokasi kejadian, sopir truk berhasil menyelamatkan diri dengan melompat keluar dari kendaraan sesaat sebelum truk terbalik. Akibat kejadian tersebut, sopir mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke Puskesmas Atap untuk mendapatkan penanganan medis.
"Kecelakaan menyebabkan arus lalu lintas tersendat. Kendaraan roda empat masih dapat melintasi lokasi kejadian. Hanya saja, harus bergantian dan melalui jalur yang sangat sempit dengan kehati-hatian tinggi. Sementara itu, kendaraan roda dua masih dapat melintas dengan relatif lebih mudah melalui sisi jalan yang masih dapat digunakan," jelasnya.
Sejumlah warga terlihat membantu proses penanganan awal di lokasi sambil menunggu proses evakuasi truk. Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kecelakaan masih belum diketahui, dan proses evakuasi kendaraan masih berlangsung.
"Pemerintah Kecamatan Sembakung mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi lokasi kejadian, mengurangi kecepatan, mematuhi arahan petugas di lapangan. Serta bersabar saat melintas karena ruang jalan yang tersedia sangat terbatas hingga proses evakuasi selesai," tutupnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT