NUNUKAN – Tingginya curah hujan di wilayah Krayan menyebabkan ruas Jalan Wa Yagung–Long Umung, Kecamatan Krayan Timur, mengalami kerusakan berat di sejumlah titik. Kondisi tersebut menghambat mobilitas masyarakat, distribusi kebutuhan pokok, hingga pelayanan pemerintahan.
Camat Krayan Timur, Marjuni mengatakan, laporan kerusakan jalan tersebut diterima dari Pemerintah Desa Wa Yagung, Pemerintah Desa Bungayan, serta masyarakat yang setiap hari melintasi jalur tersebut.
Menurutnya, ruas Jalan Wa Yagung–Long Umung merupakan akses transportasi utama yang menghubungkan Desa Wa Yagung dan Desa Bungayan dengan Long Umung.
Namun, akibat hujan dengan intensitas tinggi, beberapa titik jalan mengalami kerusakan berat sehingga sulit dilalui. "Kendaraan roda dua sangat kesulitan melintas. Bahkan masyarakat tidak bisa bepergian sendirian dan harus berkelompok. Di beberapa titik yang rusak, sepeda motor harus diangkat menggunakan kayu agar bisa melewati jalan," ucap Marjuni, Rabu (15/7).
Ia menjelaskan, kerusakan jalan juga berdampak pada terganggunya distribusi sembako ke Desa Wa Yagung dan Desa Bungayan. Akibatnya, stok kebutuhan pokok mulai menipis dan harga sejumlah barang mengalami kenaikan.
Selain itu, pelayanan pemerintahan turut terdampak. Aktivitas pemerintah desa yang harus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, maupun sebaliknya, tidak dapat berjalan secara normal karena akses transportasi terhambat.
"Karena kondisi ini, Pemerintah Kecamatan Krayan Timur meminta Pemerintah Kabupaten Nunukan segera melakukan penanganan dan perbaikan ruas Jalan Wa Yagung–Long Umung agar aktivitas masyarakat serta pelayanan pemerintahan dapat kembali normal," pungkasnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT