NUNUKAN - Badan Pangan Nasional (BAPANAS) memperkuat koordinasi bersama pemerintah daerah untuk memastikan pangan yang beredar di masyarakat aman, bermutu dan memenuhi standar. Langkah ini dilakukan melalui sinergi lintas instansi serta monitoring berkala sebagai upaya menjaga keamanan pangan sekaligus melindungi konsumen.
Tim yang turun ke lapangan terdiri dari Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan, Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan, Bapanas, Polres Nunukan, DKUKMPP Nunukan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Nunukan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Nunukan, Masniadi mengatakan, pengawasan keamanan pangan segar di Nunukan merupakan upaya BAPANAS. Dalam kunjungan tersebut, rombongan melakukan monitoring di sejumlah pasar tradisional di Nunukan.
"Tujuannya, untuk memastikan pangan segar yang diperdagangkan memenuhi standar keamanan dan layak dikonsumsi masyarakat," ucap Masniadi, Kamis (9/7).
Dijelaskan, kunjungan kerja Deputi BAPANAS bersama jajaran dan Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan bertujuan memastikan komoditas pangan, seperti beras, sayuran dan daging, terbebas dari bahan berbahaya serta memiliki kesesuaian antara mutu dan label harga.
"Melalui pengawasan ini, kami ingin memastikan pangan segar yang beredar di masyarakat aman dikonsumsi serta memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan," tegasnya.
Ia menambahkan, pihaknya akan terus mengoptimalkan pengawasan keamanan pangan segar melalui pengambilan dan pengujian sampel di berbagai titik lokasi. "Ke depan, kami akan terus mengoptimalkan pengawasan keamanan pangan segar dan pengujian sampel di sejumlah lokasi agar masyarakat memperoleh pangan yang terjamin kualitas, keamanan, dan mutunya," pungkasnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT