NUNUKAN - Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Kabupaten Nunukan menggelar rapat lanjutan terkait percepatan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun Anggaran 2026 di kawasan perbatasan pada Rabu (1/7). Agenda pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari rapat daring bersama BNPP RI yang digelar sehari sebelumnya.
Kepala BPPD Nunukan Robby Nahak Serang mengatakan, papat kali ini untuk membahas dukungan hasil verifikasi dan validasi lapangan yang telah dilakukan ia lakukan bersama tim.
Ia menegaskan, program BSPS menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas rumah masyarakat berpenghasilan rendah. Terutama di wilayah perbatasan yang menghadapi tantangan infrastruktur dan sosial ekonomi. "Hasil verifikasi lapangan yang dilakukan tim BPPD akan menjadi dasar penting dalam menentukan percepatan pelaksanaan program tersebut," ucap Robby Nahak Serang.
Dijelaskan, melalui rapat tindak lanjut ini, BPPD Nunukan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah dan pemangku kepentingan lain. Tujuannya, agar percepatan BSPS benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat perbatasan.
Dan Kehadiran para peserta dinilai krusial untuk memastikan dukungan penuh terhadap hasil verifikasi lapangan yang telah dilakukan. "Rapat lanjutan ini merupakan langkah krusial kami dalam menindaklanjuti arahan dari BNPP RI demi memastikan program BSPS Tahun Anggaran 2026 berjalan tepat sasaran. Berdasarkan hasil verifikasi dan validasi lapangan yang telah tim kami lakukan, kami ingin memastikan bahwa setiap bantuan perumahan ini benar-benar menyasar masyarakat berpenghasilan rendah yang paling membutuhkan di wilayah perbatasan," pungkasnya. (adv/akz)
Editor : Januriansyah RT