NUNUKAN - Peristiwa kebakaran terjadi di Desa Harapan, Kecamatan Sebuku pada Senin (29/6) sekira pukul 19.50 WITA. Akibatnya, satu unit rumah milik Herman Lani (55) di Jalan Teratai Blok J Desa Harapan ludes dilalap si jago merah.
Komandan Pleton Damkar Sektor Sebuku, Salman Hasan mengatakan, berdasarkan keterangan Sabri (42) yang sedang memperbaiki motor tak jauh dari lokasi kejadian, sempat mendengarkan suara seperti ledakan. Setelah itu, saksi melihat cahaya api dari dalam rumah korban, bagian depan yang mengarah keluar.
"Karena rumah yang terbakar berbahan kayu api dengan cepat membesar dan menjalar tak terkendali ke seluruh bangunan rumah," ucap Salman, Selasa (30/6).
Kemudian, setelah menerima laporan kebakaran, pihaknya langsung menuju lokasi. Dan sekitar satu jam lamanya, kobaran api berhasil dijinakkan. Pemadaman dilakukan bersama Yon TP 881 Baratama Dharma.
"Armada mobil pemadam kebakaran dan personel gabungan yang dikerahkan melibatkan 1 unit mobil Damkar Sebuku, 3 unit Mobil Pemadam Yon TP 881 Baratama Dharma, dan 2 unit mobil tangki air milik masyarakat," jelasnya.
Diketahui, rumah yang terbakar berbahan kayu dengan luas sekitar 6x10 meter persegi. Dan berdasarkan keterangan korban, peristiwa awal kebakaran diketahui saat ia menidurkan sang cucu dan merasakan panas. Saat mengecek, api sudah membesarkan tak jauh dari tempat ia akan menidurkan cucunya.
"Ketika mengayun cucunya, Herman Lani merasakan hawa panas dari arah belakang dan saat menoleh ke belakang api sudah menyala. Sang cucu langsung disuruh keluar rumah, tapi dia sempat ke dapur memanggil neneknya dan memberi tahu ada kebakaran, selanjutnya sama-sama menyelamatkan diri keluar dari rumah," kisahnya.
Selain rumah, kebakaran juga menghanguskan surat berharga seperti sertifikat rumah dan tanah, ijazah sekolah serta sejumlah uang tunai. Sementara, kerugian material harta benda akibat kebakaran ditaksir mencapai dua ratus juta rupiah.
"Tidak ada korban luka atau pun jiwa. Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. Namun, dugaan sementara kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik," pungkasnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT