NUNUKAN - Kerusakan parah ruas jalan menuju Kecamatan Krayan Selatan tidak hanya menghambat mobilitas warga. Kondisi ini juga berdampak luas terhadap perekonomian, pendidikan, kesehatan, hingga operasional layanan publik. Hal ini dikeluhkan masyarakat karena semakin menyulitkan pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari.
Camat Krayan Selatan, Oktavianus Ramli mengatakan, keluhan warga terus berdatangan seiring memburuknya kondisi jalan yang menjadi jalur utama penghubung wilayah Krayan Selatan dengan daerah lainnya.
Menurutnya, banyak warga kesulitan keluar masuk wilayah untuk memenuhi kebutuhan pokok maupun mengurus berbagai keperluan penting. Dampak yang paling dirasakan adalah melonjaknya harga barang akibat terganggunya distribusi logistik.
“Jalan yang rusak membuat masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan hidup. Distribusi barang terhambat sehingga harga kebutuhan pokok terus naik dan semakin membebani warga,” ucap Oktavianus Ramli, Selasa (23/6).
Dijelaskan, dampak kerusakan jalan juga dirasakan warga yang memiliki anak sedang menempuh pendidikan di luar daerah. Orang tua kesulitan mengirim biaya kuliah karena akses transportasi terganggu dan biaya perjalanan meningkat drastis.
“Untuk membiayai kuliah anak, sebagian orang tua harus menjual hasil panen beras atau bekerja sebagai buruh di Malaysia. Namun kondisi jalan yang rusak membuat aktivitas itu menjadi sangat sulit dilakukan,” ungkapnya menirukan keluhan warga.
Selain itu, jalan rusak juga berdampak pada ekonomi masyarakat dan terganggunya pelayanan dasar pemerintah. Akses menuju sekolah dan puskesmas menjadi tidak optimal, sementara operasional sejumlah fasilitas umum ikut terdampak.
Seperti, kelancaran operasional pembangkit listrik PLN serta jaringan telekomunikasi yang menjadi kebutuhan vital masyarakat. "Pelayanan dasar masyarakat ikut terganggu, mulai dari pendidikan, kesehatan, operasional PLN hingga jaringan Telkom. Ini bukan lagi sekadar persoalan infrastruktur, tetapi sudah menyentuh kebutuhan dasar masyarakat,” tegasnya.
Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki akses jalan menuju Krayan Selatan agar aktivitas masyarakat dan pelayanan publik dapat kembali berjalan normal.
“Warga sangat berharap ada penanganan serius. Jalan ini merupakan urat nadi kehidupan masyarakat Krayan Selatan. Jika terus dibiarkan rusak, dampaknya akan semakin luas terhadap ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT