NUNUKAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan menggelontorkan penyertaan modal sebesar Rp 3 miliar untuk mendukung program kredit mikro yang ditujukan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM). Kebijakan ini diperkirakan mampu membantu sekitar 150 UMKM memperoleh akses pembiayaan yang lebih mudah dan terjangkau.
Dimana, plafon pembiayaan maksimal sebesar Rp 25 juta per pelaku usaha. Sehingga, program ini diharapkan mampu memberikan tambahan modal bagi usaha-usaha produktif yang sedang berkembang.
Kepala Bidang UKM, DKUKMPP Nunukan, Mardiana mengatakan, sasaran utama program ini yakni pelaku usaha mikro. Seperti pedagang kecil, usaha rumahan dan pedagang kaki lima yang membutuhkan dukungan modal untuk meningkatkan kapasitas usaha mereka.
"Selain membantu pengembangan usaha, program ini juga menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam menyediakan akses pembiayaan yang aman, resmi, dan terjangkau bagi masyarakat," ucap Mardiana, Kamis (18/6).
Dijelaskan, dengan program kemudahan yang diberikan, tentuny pemerintah daerah berharap masyarakat dapat memanfaatkan program ini dengan baik. Sehingga, tidak perlu bergantung pada pinjaman ilegal atau sumber pembiayaan yang berisiko.
Diketaui, saat ini, Kabupaten Nunukan memiliki sekitar 15.800 UMKM yang telah terdata. Ini mencakup kategori usaha mikro, kecil dan menengah. Selanjutnya, pendaftaran program direncanakan dibuka dalam waktu dekat setelah petunjuk teknis resmi diterbitkan pihak terkait.
"Melalui program pembiayaan tersebut, pemerintah daerah optimistis dapat memperkuat sektor ekonomi kerakyatan sekaligus mendorong pertumbuhan usaha mikro agar lebih produktif dan berdaya saing," pungkasnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT