NUNUKAN – Jemaah Haji asal Nunukan dijadwalkan tiba di Nunukan dan Sebatik pada Jumat (19/6). Saat ini 124 jemaah haji Nunukan yang tergabung dalam Kloter 8 Embarkasi Balikpapan telah tiba di Balikpapan pada Kamis, (18/6) sekitar pukul 4.30 WITA.
Ketua Kloter 7 Embarkasi Balikpapan, H. Sayid Abdullah mengatakan, jemaah berangkat dari Madinah, Arab Saudi dan sempat transit di India selama kurang lebih 45 menit sebelum melanjutkan penerbangan menuju Balikpapan.
“Alhamdulillah, sebanyak 124 jemaah haji asal Nunukan tiba di Balikpapan sekitar pukul 4.30 WITA.
Setelah menjalani proses kedatangan dan istirahat di Asrama Haji Balikpapan, seluruh jemaah dijadwalkan kembali ke Nunukan pada, Jumat (19/6)," ucap H. Sayid Abdullah, Kamis (18/6).
Dijelaskan, pemulangan jemaah haji menuju Nunukan akan dilakukan melalui Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan menuju Tarakan menggunakan pesawat udara pada pukul 9.00 WITA.
“Insyaallah jemaah haji diberangkatkan dari Balikpapan menuju Tarakan pada Jumat pagi. Setelah tiba di Tarakan, perjalanan dilanjutkan menuju Nunukan,” jelasnya.
Berdasarkan jadwal, setelah jemaah haji di Kota Tarakan, perjalanan akan dilanjutkan ke Nunukan sekitar pukul 12.00 WITA. Diperkirakan, jemaah haji tiba di Pos Lintas Batas Laut (PLBL) Liem Hie Djing, sekitar pukul 14.30 WITA.
Lanjutnya, dalam proses pemulangan, jemaah asal Nunukan dari Kloter 7 dan Kloter 8 akan digabungkan dalam satu rombongan pemberangkatan dengan total sebanyak 132 orang.
Kemudian, jemaah haji yang berasal dari Pulau Sebatik sebanyak 83 orang diberangkatkan langsung dari Tarakan menuju Pelabuhan Sungai Nyamuk, Sebatik di hari yang sama.
Ia mengungkapkan, masih terdapat satu jemaah haji asal Sebatik yang belum dapat dipulangkan bersama rombongan. Jemaah atas nama Fatimah saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi karena alasan kesehatan.
Dan pemerintah daerah bersama panitia penyelenggara ibadah haji terus melakukan koordinasi untuk memastikan proses pemulangan seluruh jemaah berjalan lancar hingga tiba kembali di daerah masing-masing.
"Masih ada satu jemaah asal Sebatik yang dirawat di rumah sakit di Arab Saudi. Yang bersangkutan belum dapat dipulangkan bersama kloter dan akan menunggu kondisi kesehatannya membaik serta rekomendasi dari tim medis,” tutupnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT