NUNUKAN - Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 agar berlangsung tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, proses penerimaan peserta didik baru harus mengedepankan prinsip objektivitas, akuntabilitas, transparansi, dan keadilan bagi seluruh calon peserta didik tanpa membedakan latar belakang maupun wilayah tempat tinggal.
"Semua tahapan harus mengikuti Permendikdasmen nomor 3/2025 dan petunjuk teknis pemerintah daerah melalui dinas pendidikan," ucap H. Irwan Sabri.
Lebih dari sekadar proses administrasi, Irwan menilai SPMB merupakan pintu awal bagi anak-anak untuk memperoleh hak pendidikan yang layak. Karena itu, seluruh pihak diminta menjaga integritas pelaksanaannya.
"Saya menegaskan bahwa praktik-praktik yang menyimpang tidak boleh terjadi. Kita harus memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan," jelasnya.
Pihaknya memberikan perhatian khusus kepada anak-anak yang tinggal di wilayah perbatasan dan daerah terpencil. Menurutnya, seluruh anak harus memperoleh akses pendidikan yang setara dengan anak-anak di wilayah perkotaan.
"Jangan sampai ada anak yang kehilangan kesempatan bersekolah hanya karena keterbatasan akses atau faktor lainnya. Pendidikan adalah hak semua anak," ujarnya.
Irwan pun mengajak masyarakat, orang tua, sekolah, dan seluruh unsur terkait untuk menjaga komitmen bersama demi mewujudkan pemerataan layanan pendidikan yang berkualitas di Kabupaten Nunukan.
"Mari kita jaga bersama komitmen ini demi pemerataan dan kualitas pendidikan di Kabupaten Nunukan," pungkasnya. (adv/akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT