NUNUKAN - Langkah memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan. Salah satunya melalui penyaluran delapan unit Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani di Pulau Sebatik.
Total 8 unit Alsintan yang diserahkan langsung Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri ke petani, di Kampung Enrekang, Desa Binalawan, Kecamatan Sebatik Barat. Bantuan tersebut merupakan bagian dari program penguatan sektor pertanian yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Nunukan Tahun Anggaran 2026.
Dengan bantuan ini, pihaknya berharap agar handtraktor terus dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung produktivitas pertanian. Dan berpesan bantuan tidak boleh dikuasai kelompok atau individu tertentu.
Sehingga, ia meminta agar alat dapat digunakan secara bergantian para petani yang membutuhkan. Sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
"Alat yang diterima jangan sampai dimonopoli. Jika ada kelompok tani lain yang membutuhkan, silakan dipinjamkan dan digunakan bersama. Yang tidak kalah penting, alat ini harus dirawat dengan baik agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang," ucap Bupati Nunukan H. Irwan Sabri.
Menurutnya, modernisasi pertanian melalui dukungan Alsintan menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi kerja petani. Serta mempercepat proses pengolahan lahan dan meningkatkan hasil produksi pertanian di wilayah perbatasan.
Dirincikan, dari 8 unit bantuan, sebanyak 7 unit disalurkan kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Bina Bersama di Desa Binalawan, Kecamatan Sebatik Barat. Sementara satu unit handtraktor lainnya diberikan kepada Kelompok Tani (Poktan) Gaya Bakti di Desa Bukit Aru Indah, Kecamatan Sebatik Timur.
"Kami berharap bantuan ini mampu meningkatkan produksi pertanian sekaligus mendongkrak kesejahteraan petani di Pulau Sebatik dan wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan," pungkasnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT