NUNUKAN - Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Nunukan mengambil langkah konkret untuk memperkuat tata kelola wilayah perairan dan keselamatan pelayaran. Komitmen tersebut ditegaskan melalui rapat internal yang dipimpin langsung Plt Kepala Diskan Nunukan, Juni Mardiansyah.
Rapat yang digelar bersama jajaran Diskan Nunukan membahas langkah-langkah dukungan dan koordinasi yang diperlukan guna mendukung kelancaran kegiatan survei lapangan yang mulai dilaksanakan selama Juni 2026 hingga selesai.
Adapun yang menjadi pembahasan yakni updating alur pelayaran ini memiliki peran strategis. Tujuannya, untuk memperoleh data hidrografi dan oseanografi terkini pada alur masuk Pelabuhan Nunukan. Selanjutnya, data tersebut akan digunakan sebagai dasar penyusunan peta batimetri serta desain alur pelayaran yang aman dan sesuai dengan kondisi perairan saat ini.
“Data yang akurat sangat penting untuk menjamin keselamatan dan keamanan pelayaran, sekaligus mendukung aktivitas perikanan dan transportasi laut yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat Nunukan,” ucap Juni Mardiansyah, Senin (9/6).
Ia menegaskan, selain mendukung keselamatan navigasi kapal, hasil updating juga akan menjadi bahan penting dalam proses evaluasi dan pengembangan alur pelayaran yang lebih efektif. Sehingga mampu menunjang konektivitas wilayah serta pertumbuhan sektor maritim di Kabupaten Nunukan.
Ia menegaskan, ini dilaksanakan berdasarkan sejumlah regulasi dan ketentuan yang berlaku. Diantaranya Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 73 Tahun 2017, Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 40 Tahun 2021.
Kemudian, Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 102 Tahun 2022 tentang Penetapan Alur Pelayaran Masuk Pelabuhan Nunukan, serta DIPA dan Surat Tugas Distrik Navigasi Tipe A Kelas III Tarakan Tahun 2026.
"Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan instansi teknis terkait, diharapkan kegiatan updating alur pelayaran ini dapat berjalan dengan baik serta menghasilkan data yang berkualitas. Sehingga, mampu mendukung keselamatan transportasi laut, kelancaran aktivitas perikanan dan pembangunan maritim yang berkelanjutan di Nunukan," tutupnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT